
PELALAWAN,INDOVIZKA– Mahasiswa Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I) menunjukkan peran aktifnya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat desa melalui rangkaian kegiatan pengabdian berbasis inovasi, teknologi, dan kewirausahaan di Desa Padang Luas, Kecamatan Langgam, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan bersama dosen pendamping ini mencakup pelatihan promosi digital berbasis Canva dan kecerdasan buatan (AI), pembuatan pot tanaman biodegradable dari limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS), hingga inovasi pangan sehat berbahan jamur merang sebagai alternatif daging ayam pada dimsum.
Pada pelatihan promosi digital, masyarakat khususnya ibu-ibu PKK dibekali keterampilan mendesain materi promosi produk pupuk organik dan biopot secara menarik dan profesional.
Melalui pemanfaatan Canva dan AI, peserta diajak mempraktikkan langsung pembuatan desain promosi yang mudah diaplikasikan untuk pemasaran digital. Kegiatan ini diketuai oleh Rohatul Qolby, S.Kom., M.Tr.Kom., dengan pendampingan aktif mahasiswa Teknik Industri ITP2I.
Selain penguatan digital, mahasiswa ITP2I juga terlibat dalam pelatihan teknologi pembuatan pot tanaman biodegradable berbasis TKKS. Pelatihan ini bertujuan mengubah limbah perkebunan kelapa sawit menjadi produk ramah lingkungan yang bernilai ekonomis. Ketua tim, Fadly Arsi, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal.
Tak hanya itu, inovasi pangan sehat turut diperkenalkan melalui pelatihan pemanfaatan jamur merang sebagai bahan utama pembuatan dimsum. Kegiatan ini memberikan alternatif pangan bergizi, terjangkau, dan berpotensi dikembangkan menjadi usaha UMKM. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga praktik langsung pembuatan dimsum berbasis nabati.
Sekretaris Desa Padang Luas, Armad Bagas, mengapresiasi rangkaian kegiatan pengabdian tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa dan dosen ITP2I memberikan dampak nyata bagi peningkatan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Ketua TP PKK Desa Padang Luas, Astri Frimanja Sari, juga menyampaikan kepuasan atas pelatihan yang dinilai aplikatif dan mudah diterapkan di rumah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa ITP2I tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendorong inovasi, keberlanjutan lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat desa.
Kegiatan pengabdian ini menjadi wujud nyata sinergi perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun desa berbasis teknologi dan potensi lokal.