Momentum Konferensi XIX, HMI Cabang Pekanbaru Serahkan SK Pengangkatan Anggota Kehormatan kepada Wali Kota Pekanbaru

Jumat, 13 Februari 2026

PEKANBARU,INDOVIZKA.COM– Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai Opening Ceremony Konferensi XIX Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru) yang kali ini diselenggarakan bersempena dengan Dies Natalis ke-79 HMI. Momentum ini menjadi refleksi perjalanan panjang organisasi yang berdiri sejak 5 Februari 1947, sekaligus penegasan komitmen kader dalam merawat nilai perjuangan di tengah dinamika zaman.

Mengusung tema “Dari Harmoni Reformasi Menuju Kepemimpinan Transformatif: Ikhtiar Mewujudkan HMI Pekanbaru yang Rahmatan lil ‘Alamin”, forum ini tidak hanya menjadi ruang permusyawaratan kader, tetapi juga panggung konsolidasi gagasan dan arah gerak organisasi ke depan.
Pada kesempatan tersebut, HMI Cabang Pekanbaru secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Anggota Kehormatan kepada Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. SK yang diterbitkan dan ditandatangani oleh Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru, Givo Vrabora, diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar HMI, Fadlil Aulia Rahman Raja Gukguk, di hadapan kader, alumni, serta tamu undangan yang memenuhi ruang kegiatan.

Penganugerahan ini bukan sekadar simbolik. Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru, Givo Vrabora, dalam sambutannya menegaskan bahwa keputusan tersebut dilandasi oleh kontribusi dan komitmen nyata Wali Kota Pekanbaru dalam mendukung proses perkaderan serta menjaga ruh perjuangan HMI di Kota Pekanbaru. Dukungan tersebut dinilai menjadi energi penting dalam memperkuat eksistensi dan kesinambungan kaderisasi HMI sebagai organisasi perjuangan.

“Pengangkatan ini adalah bentuk penghormatan atas dedikasi beliau yang konsisten membersamai proses perkaderan dan turut menjaga semangat perjuangan HMI. Kami meyakini sinergi antara pemerintah dan mahasiswa adalah fondasi penting bagi lahirnya kepemimpinan transformatif,” ungkapnya.

Sekretaris Jenderal PB HMI, Fadlil Aulia Rahman Raja Gukguk, dalam sambutannya menekankan bahwa di usia ke-79 tahun, HMI harus tetap menjadi lokomotif perubahan dan kawah candradimuka kepemimpinan umat dan bangsa. Ia mengingatkan bahwa kaderisasi adalah jantung organisasi, dan dukungan dari berbagai elemen, termasuk pemerintah daerah, merupakan bagian dari ekosistem perjuangan yang sehat.
“HMI harus terus relevan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan identitas keislaman dan keindonesiaannya. Momentum konferensi ini harus melahirkan kepemimpinan yang visioner, berintegritas, dan mampu menjawab kebutuhan umat secara nyata,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kehormatan yang diberikan. Ia menyebut HMI sebagai organisasi kader yang memiliki rekam jejak historis dalam melahirkan pemimpin di berbagai sektor.

Menurutnya, pemerintah kota membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan mahasiswa dan organisasi kepemudaan, termasuk HMI, dalam membangun Pekanbaru yang maju dan berdaya saing. Ia juga berharap kader-kader HMI terus menjadi mitra kritis sekaligus solutif dalam proses pembangunan daerah.

Konferensi XIX ini sendiri menjadi forum tertinggi di tingkat cabang yang akan menentukan arah gerak organisasi ke depan sekaligus melahirkan kepemimpinan baru. Melalui semangat rahmatan lil ‘alamin dan refleksi Dies Natalis ke-79, HMI Cabang Pekanbaru menegaskan tekadnya untuk terus bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif, progresif, serta konsisten menghadirkan kemaslahatan bagi umat dan bangsa.