
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM– Kecelakaan kerja tragis terjadi di lingkungan PT Sari Lembah Subur (SLS) grup Astra pada Rabu, 25 Maret 2026 siang. Seorang karyawan dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun tumpukan cangkang sawit saat sedang bekerja di area pabrik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi ketika korban tengah merapikan tumpukan cangkang dan abu boiler. Namun secara tiba-tiba, tumpukan cangkang tersebut longsor dan langsung menimbun tubuh korban.
Tidak ada saksi yang mengetahui secara pasti waktu kejadian tersebut. Rekan kerja korban baru menyadari adanya kejanggalan pada tumpukan cangkang, sebelum akhirnya melakukan pengecekan dan menemukan korban sudah dalam kondisi tertimbun.
Korban kemudian segera dievakuasi oleh rekan kerja dan dibawa ke poliklinik perusahaan untuk mendapatkan penanganan awal. Namun karena kondisi korban yang kritis, ia kemudian dirujuk ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.
Sementara itu, Humas PT Sari Lembah Subur (SLS), Ginandjar, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum dapat memberikan keterangan rinci terkait kronologi kejadian.
“Maaf baru balas Pak. Untuk kronologis saya belum bisa menyampaikan, dikarenakan investigasi masih berlangsung dan saat ini kami masih mengantarkan jenazah ke pihak keluarga. Setelah investigasi selesai dan ada hasilnya, kami akan membuatkan rilisnya,” ujarnya.Jumat(27/3/2026).
Hingga saat ini, pihak perusahaan bersama kepolisian masih melakukan investigasi di lokasi kejadian guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan kerja di sektor industri pengolahan kelapa sawit, sekaligus menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja (K3) secara ketat di lingkungan operasional perusahaan.