Dewan Beri Catatan Untuk Komisaris dan Direktur PT SPR

Senin, 30 Maret 2026

Anggota Komisi III DPRD Riau H Abdullah

PEKANBARU, INDOVIZKA.COM - Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau memberikan sejumlah catatan penting kepada calon komisaris dan direktur PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) yang baru

Anggota Komisi III DPRD Riau H Abdullah menyoroti berbagai aspek kinerja perusahaan daerah tersebut, mulai dari transparansi pengelolaan keuangan hingga optimalisasi kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) kedepannya.

“Calon komisaris dan direktur yang akan memimpin BUMD kedepannya harus benar-benar memahami kondisi riil perusahaan, bukan hanya sekadar pandai menyusun visi dan misi,” ungkapnya kepada wartawan di Pekanbaru Sabtu (28/3/2026).

Menurutnya, proses seleksi harus mampu memperlihatkan isi dari kapasitas calon, bukan sekadar melihat kulit luar. "Tampakkan isi, jangan cuma kulit. Jangan sampai mereka tahu gaji dan fasilitas, tapi tidak tahu problem yang bakal mereka hadapi," tegasnya.

Kesalahan dalam memilih pimpinan perusahaan daerah akan berakibat fatal pada kemajuan BUMD tersebut. "Kalau tidak berhasil kemudian mundur, banyak yang bisa. Kita butuh sosok yang benar-benar siap dengan segala tantangan dan mampu membawa SPR ke arah yang lebih baik,"ungkapnya.

Sebagaimana diketahui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Panitia Seleksi PT resmi membuka seleksi calon Komisaris dan Direktur. Pembukaan seleksi tersebut diumumkan melalui pengumuman Nomor 4/PANSEL/SPR/2026.

Seleksi ini dilakukan untuk menjaring figur pimpinan yang dinilai mampu membawa perusahaan daerah tersebut berkembang lebih profesional, kompetitif, dan mampu menjawab tantangan bisnis ke depan. (Fd)