
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM-Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) ITP2I resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat pada 09 April 2026 di Auditorium Kantor Buati Pelalawan. Pelantikan tersebut secara resmi dilakukan oleh Rektor ITP2I yang dalam hal ini diwakili oleh Dr. Cecep Ijang Wahyudi, S.P., M.Si.
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam menandai dimulainya kepengurusan baru yang akan menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran di lingkungan kampus.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya perwakilan Bupati Pelalawan yang diwakili oleh Asisten III, May Hendri, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pelalawan, Baharuddin, S.H., M.H., perwakilan dari Polres Pelalawan, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda/Berida) Kabupaten Pelalawan, Rinto Rinaldi, S.T., M.Kom.
Selain itu, pelantikan juga dihadiri oleh organisasi mahasiswa internal kampus ITP2I serta organisasi mahasiswa ekstra kampus yang tergabung dalam Cipayung Plus, yang turut menyaksikan momentum penting tersebut.
Mengusung tema “Menanam Integritas, Menuai Kepemimpinan: Peran DPM dalam Membangun Demokrasi Kampus yang Berkelanjutan”, pelantikan ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga menjadi titik awal dalam membangun kepemimpinan mahasiswa yang berlandaskan nilai integritas, keberanian, dan tanggung jawab.
Dalam sambutannya, Ketua DPM Dhea Kurnia Insan Hasibuan menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pengukuhan nama-nama, melainkan penegasan komitmen bersama dalam menjalankan amanah organisasi.
"Kita tidak hanya melantik nama-nama. Kita melantik komitmen, keberanian, dan yang paling penting, integritas," tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa DPM harus hadir sebagai lembaga yang aktif, progresif, dan berani dalam menyuarakan aspirasi mahasiswa.
"Kita bukan penonton. Kita adalah penggerak. Kita bukan pelengkap. Kita adalah penentu arah," lanjutnya.
Lebih jauh, disampaikan bahwa kepemimpinan yang kuat tidak lahir dari jabatan semata, melainkan dari integritas yang ditanam sejak awal. Oleh karena itu, DPM diharapkan mampu menjadi simbol keberanian, rumah aspirasi mahasiswa, serta garda terdepan dalam menjaga demokrasi kampus yang sehat dan berkelanjutan.
Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan tata kelola organisasi mahasiswa yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kepentingan mahasiswa secara luas.