
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM– Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelalawan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria diduga sebagai pengedar sabu berhasil diamankan di Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, Selasa (14/4/2026) sore.
Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas transaksi narkotika di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim opsnal yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Pelalawan melakukan serangkaian penyelidikan.
Setelah memperoleh informasi yang akurat, sekitar pukul 15.30 WIB, petugas melihat seorang pria keluar dari rumah yang telah menjadi target pengintaian. Tanpa membuang waktu, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pria tersebut.
Saat diamankan, pria itu mengaku bernama Apri Kurniawan (28), seorang petani yang berdomisili di Dusun Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Sei Kijang.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Di antaranya satu paket diduga sabu dengan berat kotor 0,48 gram yang disimpan dalam kaleng CD-R, satu sendok sabu dari sedotan plastik, satu unit timbangan digital warna hitam, enam plastik bening klip merah, serta uang tunai sebesar Rp1.300.000.
Selain itu, turut diamankan satu unit handphone Android merek Infinix warna biru yang diduga digunakan dalam aktivitas transaksi narkotika.
Dari hasil interogasi awal, tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial AZ yang saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Selanjutnya, tersangka beserta seluruh barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Pelalawan guna menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.
Polres Pelalawan menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas, serta mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungan masing-masing.