
Alexandra French
Penata Rias Selebriti Bergabung dengan Urban Decay untuk Mendorong Batas-Batas Kesenian, Inovasi, dan Ekspresi Tanpa Sensor
LOS ANGELES, 9 Juni 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Urban Decay mengumumkan Alexandra French sebagai Global Makeup Artist in Residence barunya. Sebagai penata rias pemenang Emmy Award dan jenius kreatif, French akan membawa perspektifnya yang mengutamakan seni ke Urban Decay, membantu membentuk arah kreatif global merek ini di berbagai kampanye, penceritaan sosial, edukasi, dan inovasi produk. Kemitraan ini mencerminkan evolusi berkelanjutan Urban Decay seputar otoritas artistik, etos "Perform Don't Conform", dan menciptakan riasan yang berorientasi pada kinerja dan memicu ekspresi tanpa sensor.
Di balik beberapa momen kecantikan paling viral saat ini, French dikenal karena menciptakan tampilan yang memicu percakapan baik daring maupun luring. Portofolionya mencakup ikon budaya termasuk Katy Perry, Alexa Demie, Meg Stalter, Victoria Pedretti, Charlotte Lawrence, dan para pemeran Euphoria. Dengan menyeimbangkan eksperimen artistik dengan kemudahan pemakaian, ia telah membangun pengikut setia melalui riasan yang terasa inovatif, tak terduga, dan sangat kekinian. Penunjukannya mencerminkan keselarasan alami antara seniman dan merek, yang berakar pada keyakinan bersama bahwa riasan harus menjadi alat untuk ekspresi diri, individualitas, dan kebebasan kreatif.
“Pendekatan Alexandra berani, emosional, ekspresif, dan sangat terhubung dengan budaya — semua yang diwakili oleh Urban Decay,” kata Anika Majithia, Kepala Global Urban Decay. “Dia memiliki kemampuan luar biasa untuk mendobrak batasan sambil membuat riasan terasa transformatif dan individual tanpa perlu meminta maaf. Melalui tekniknya yang tak terduga, sudut pandang yang berani, dan kemampuannya untuk mendefinisikan kembali kecantikan, Alexandra mewujudkan pola pikir 'Tampil Tanpa Terkonformitas' yang menjadi inti dari Urban Decay. Kami sangat senang menyambutnya dalam peran ini dan bersemangat bagi komunitas kami untuk merasakan bakatnya.”
Di luar kampanye dan pembuatan konten, French akan berperan aktif dalam membantu mengarahkan alur inovasi Urban Decay. Bekerja sama erat dengan tim Pengembangan Produk, ia akan membawa keahlian seni dunia nyatanya ke dalam proses penciptaan - mulai dari konsep awal dan pengembangan warna hingga tekstur, hasil akhir, dan pengalaman produk. Keterlibatannya mencerminkan komitmen Urban Decay untuk menciptakan produk yang terinspirasi oleh kebutuhan para seniman dan mereka yang membentuk masa depan kecantikan melalui eksperimen dan ekspresi.
“Saya selalu tertarik pada tampilan yang mendobrak batasan,” kata Alexandra French. “Urban Decay memiliki warisan individualitas yang ikonik sehingga menjadi Global Makeup Artist in Residence terasa sangat selaras secara kreatif. Yang membuat peran ini lebih bermakna adalah kesempatan untuk berkolaborasi dalam inovasi produk dan fakta bahwa Urban Decay benar-benar berinvestasi pada perspektif saya sebagai seorang seniman. Saya bersemangat untuk mewujudkan ide-ide baru, menciptakan produk yang selalu saya inginkan dalam perlengkapan rias saya, dan menginspirasi orang untuk mengambil risiko, bersenang-senang, dan melihat riasan dengan cara yang baru.”
Sepanjang kemitraan ini, Urban Decay akan meluncurkan serangkaian konten media sosial khusus yang mengikuti perjalanan French bersama merek tersebut. Dirancang untuk membawa kedua komunitas ke balik layar, konten tersebut akan menyoroti proses kreatifnya, sudut pandang artistiknya, pekerjaan inovasi produk, dan penciptaan ide-ide baru dari inspirasi hingga menjadi kenyataan.
TENTANG URBAN DECAY: Urban Decay, pemberontak kecantikan orisinal, dibangun di atas keyakinan bahwa riasan adalah alat yang ampuh untuk ekspresi diri. Terinspirasi oleh akar kami di Los Angeles, kota yang didorong oleh kreativitas, performa, dan penemuan kembali, kami menciptakan riasan anti-membosankan yang menggabungkan warna pilihan dengan performa ekstrem. Mantra kami "Beraksi, Jangan Terkonform" memberikan panggung bagi mereka yang mengungkapkan pendapat mereka melalui riasan—mendukung ekspresi diri tanpa sensor bagi siapa pun yang mengidentifikasi diri sebagai feminin, dan tanpa ragu menantang ekspektasi dengan tampil sesuai pilihan mereka.
Foto yang menyertai pengumuman ini tersedia di https://www.globenewswire.com/NewsRoom/AttachmentNg/26320e0d-1314-4d4d-b4a6-46d40e7b935c