
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM– Tim Fire Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pelalawan bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Jalan Lintas Kantor Bupati Sultan Syarif Hasyim, Minggu (21/6/2026) siang.Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan oleh seorang warga bernama Dani sekitar pukul 14.30 WIB. Mendapat laporan tersebut, petugas Damkar langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke area sekitar.
Sebanyak sembilan personel diterjunkan dalam operasi pemadaman tersebut, yakni Nurmansyah, Muslim Herianto, Robianto, Mariadi, Erpan, Murat Arifin, Yusaldi Alfaza, Rahmad Khodri, dan Rendi H.
Dalam penanganan kebakaran, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran Water Supply (WS) BM 8087 C dan satu unit armada Fuso 01. Selain itu, berbagai peralatan pendukung seperti alat pelindung diri (APD), selang, nozel, dan dividing turut digunakan untuk mempercepat proses pemadaman.
Kobaran api yang membakar lahan kosong tersebut sempat menyulitkan petugas karena kondisi cuaca yang cukup panas. Namun berkat kerja keras dan koordinasi yang baik di lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan setelah beberapa jam proses pemadaman dan pendinginan dilakukan.
Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pelalawan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar setengah hektare.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Kabupaten Pelalawan, Syafrizal, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan masyarakat untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
"Kami menerima laporan adanya kebakaran lahan di Jalan Lintas Kantor Bupati Sultan Syarif Hasyim dan langsung mengerahkan personel serta armada ke lokasi.Alhamdulillah, setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan selama beberapa jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya," ujar Syafrizal.
Ia mengapresiasi kesigapan petugas yang berjibaku di lapangan hingga proses pemadaman berjalan dengan aman dan terkendali. Menurutnya, langkah cepat sangat penting dilakukan mengingat kondisi cuaca panas yang berpotensi mempercepat penyebaran api.
Syafrizal juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau asap di lingkungan sekitar.
"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran lahan. Jika menemukan adanya titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin sebelum meluas," tegasnya.
Hingga proses pemadaman selesai, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. Petugas memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan setelah dilakukan proses pendinginan secara menyeluruh.