
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM-Bupati Pelalawan H. Zukri,SM.,MM turun langsung meninjau kemacetan panjang yang terjadi di ruas Jalan Lingkar hingga KM 83 Desa Kemang, Kabupaten Pelalawan, Kamis (25/7/2026). Peninjauan dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat yang harus mengantre berjam-jam akibat pekerjaan perbaikan jalan di kawasan tersebut.
Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan Irham Nisbar, ST, M.T, Kanit Lantas, serta pihak kontraktor pelaksana pekerjaan.
Berdasarkan laporan masyarakat, kemacetan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan antrean kendaraan mengular cukup panjang. Bahkan, sejumlah pengguna jalan mengaku harus menunggu hingga sekitar enam jam untuk dapat melintasi lokasi perbaikan jalan.
Melihat langsung kondisi di lapangan, Bupati kemudian menggelar koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mencari solusi terbaik untuk mengurai kemacetan. Selain itu, Bupati juga mengimbau para pengguna jalan agar tetap tertib dan tidak menerobos antrean yang justru dapat memperparah kepadatan lalu lintas.
Dari hasil peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pelalawan memutuskan untuk menghentikan sementara pekerjaan perbaikan jalan hingga hari Minggu mendatang. Kebijakan ini diambil untuk mengurangi beban lalu lintas yang saat ini mengalami peningkatan volume kendaraan, terutama karena masih berlangsungnya masa libur sekolah.
Selain penghentian sementara pekerjaan, pemerintah juga akan melakukan penataan pada bahu jalan serta menutup akses Jalan Simpang Samak guna mencegah kendaraan masuk dari jalur lain yang berpotensi menambah kepadatan di titik kemacetan.
Bupati menerangkan bahwa pemerintah juga tidak ingin aktivitas masyarakat terganggu akibat kemacetan yang berkepanjangan. Terlebih, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menghambat mobilitas kendaraan prioritas seperti ambulans, kendaraan pemadam kebakaran, maupun layanan darurat lainnya.
"Hasil peninjauan hari ini, untuk sementara pekerjaan kita hentikan sampai hari Minggu dan selanjutnya akan kita evaluasi kembali. Kami juga meminta agar bahu jalan ditata sehingga tidak ada lagi kendaraan yang menerobos antrean. Saat ini volume lalu lintas cukup tinggi karena masa libur sekolah, sehingga pekerjaan kita hentikan sementara. Namun untuk pekerjaan box culvert tetap dilanjutkan karena secara teknis tidak memungkinkan untuk dihentikan." ujar Bupati.
Meski pekerjaan box culvert masih berjalan, Bupati berharap antrean kendaraan dapat berangsur terurai sehingga arus lalu lintas kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman.