Ketua BADKO HMI Sumbagteng Tegaskan Komitmen Kawal Persoalan Lahan dan Isu Strategis di Rokan Hulu

Senin, 06 Juli 2026

Rohul,INDOVIZKA.COM-Ketua Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sumatera Bagian Tengah, Givo Vrabora, menegaskan komitmen organisasinya untuk mengawal berbagai isu strategis di wilayah Sumatera Bagian Tengah, khususnya di Kabupaten Rokan Hulu, sebagai bentuk tanggung jawab moral organisasi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Givo usai menghadiri Pelantikan Pengurus HMI Cabang Rokan Hulu Periode 2026–2027 di Islamic Center Rokan Hulu, Senin (6/7/2026).

Menurut Givo, HMI sebagai organisasi kader tidak hanya bertugas mencetak intelektual muda, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap kebijakan publik berjalan sesuai prinsip keadilan, transparansi, dan keberpihakan kepada masyarakat.

«"HMI harus hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual yang mampu mengawal setiap kebijakan strategis. Kami tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menawarkan solusi melalui kajian akademik dan dialog dengan seluruh pemangku kepentingan."»

Salah satu isu yang menjadi perhatian BADKO HMI Sumatera Bagian Tengah adalah pengelolaan lahan hasil penertiban kawasan hutan oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang saat ini dikelola oleh PT Agrinas Palma Nusantara melalui skema kerja sama operasional (KSO) bersama masyarakat.

Menurutnya, kebijakan tersebut harus dilaksanakan secara terbuka serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat yang terdampak.

«"Kami mendukung langkah pemerintah dalam menata kawasan hutan dan menegakkan hukum. Namun, proses pengelolaannya harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan mengedepankan rasa keadilan. Masyarakat harus memperoleh kepastian mengenai mekanisme pengelolaan, hak dan kewajiban, serta manfaat ekonomi yang dihasilkan."»

Ia menambahkan bahwa BADKO HMI Sumatera Bagian Tengah akan melakukan pengawalan terhadap implementasi kebijakan tersebut melalui kajian, dialog, dan penyampaian rekomendasi kepada pemerintah agar seluruh proses berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.

Selain persoalan lahan, Givo menyebut HMI juga akan mengawal berbagai isu strategis lainnya di Rokan Hulu, seperti peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, tata kelola sumber daya alam, pemberdayaan generasi muda, perlindungan lingkungan hidup, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

«"Kami ingin HMI menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus mitra kritis masyarakat. Setiap persoalan harus diselesaikan melalui dialog, pendekatan ilmiah, dan semangat kolaborasi. HMI akan terus berdiri bersama rakyat dalam memperjuangkan kebijakan yang adil, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan daerah."»

Givo berharap kepengurusan baru HMI Cabang Rokan Hulu dapat menjadi garda terdepan dalam menghidupkan tradisi intelektual sekaligus memperkuat pengabdian kepada masyarakat sebagaimana tema pelantikan, "Membangun Tradisi Intelektual, Menguatkan Pengabdian: Aktualisasi Peran HMI Cabang Rokan Hulu di Tanah Seribu Suluk."

Menurutnya, penguatan kaderisasi harus diiringi dengan keberanian menyuarakan aspirasi masyarakat secara santun, berbasis data, dan sesuai dengan nilai-nilai keislaman serta keindonesiaan.

"Ke depan, BADKO HMI Sumatera Bagian Tengah akan terus bersinergi dengan seluruh cabang untuk mengawal isu-isu strategis daerah. Kami percaya HMI harus menjadi bagian dari solusi, menjaga independensi organisasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Rokan Hulu, Sumatera Bagian Tengah, dan Indonesia," tutupnya.