
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM-Setelah sebulan melaksanakan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, resmi ditutup, Kamis (13/8/2026).
Upacara penutupan dipusatkan di Lapangan Desa Pangkalan Terap dan dipimpin langsung Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, SE, MM.
Penutupan tersebut sekaligus menjadi momentum serah terima hasil pelaksanaan TMMD kepada pemerintah daerah dan masyarakat. Selama pelaksanaan, Satgas TMMD mengerjakan sejumlah sasaran fisik dan nonfisik yang diarahkan untuk mendukung kebutuhan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pelalawan Husni Thamrin, SH, MH, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., Dandim 0313/KPR Letkol CZI Satriady Prabowo, Kasirem Korem 031/WB, Dandenpomal Dumai, Dandim 0302/Inhu, Dandim 0320/Dumai serta jajaran PJU Korem 031/WB.
Hadir pula perwakilan Kejaksaan Negeri Pelalawan, Danramil Teluk Meranti Letttu Inf Febby Harahap, Kapolsek Teluk Meranti Ipda Vicki Rizky, SH, Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi, S.T.K., S.I.K., M.H., Camat Teluk Meranti Raja Eka Putra dan Kepala Desa Pangkalan Terap Ali Mursidin.
Upacara penutupan diikuti personel Satgas TMMD, Babinsa, Lanud Roesmin Nurjadin, Polres Pelalawan, Satpol PP, Dishub, BPBD, organisasi kemasyarakatan, Pramuka serta pelajar.
Rangkaian acara berlangsung khidmat. Diawali laporan hasil pelaksanaan TMMD, kegiatan dilanjutkan dengan penanggalan tanda Satgas, penandatanganan naskah serah terima hasil TMMD, penyampaian amanat Kasdam, doa dan rangkaian kegiatan sosial.
Tak hanya seremoni, penutupan TMMD juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat, penyerahan kunci rumah yang telah direhabilitasi, bazar serta pelayanan pengobatan gratis.
Dalam amanatnya, Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan mengatakan, TMMD merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dan Polri dengan rakyat.
Menurutnya, pembangunan yang dilaksanakan melalui TMMD tidak semata-mata berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana membangun semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat.
“TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI, Polri dengan rakyat. Apa yang kita bangun di Pangkalan Terap ini bukan hanya jalan, rumah, dan fasilitas, tetapi juga semangat gotong royong,” ujar Rudi Hermawan.
Ia mengajak masyarakat untuk menjaga seluruh hasil pembangunan yang telah dikerjakan selama pelaksanaan TMMD.
“Mari rawat dan manfaatkan hasil ini untuk kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Pelaksanaan TMMD ke-129 di Pangkalan Terap juga memperlihatkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa dan berbagai elemen masyarakat.
Kehadiran unsur perusahaan dan masyarakat dalam rangkaian kegiatan turut memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan desa.
Dengan ditutupnya TMMD ke-129, Satgas secara resmi mengakhiri rangkaian pengabdian selama satu bulan di Desa Pangkalan Terap. Namun, semangat yang dibangun selama program tersebut diharapkan tetap berlanjut melalui partisipasi masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan.
Pemerintah dan masyarakat juga diharapkan dapat melanjutkan semangat gotong royong yang telah tumbuh selama TMMD agar berbagai hasil pembangunan memberikan manfaat dalam jangka panjang.