Aksi Maling Semakin Menjadi-jadi, Warga Perumahan KM 5 Resah,Warga Desak Polisi Bertindak

Rabu, 02 September 2026

Foto ilustrasi

PELALAWAN,INDOVIKA.COM-Aksi pencurian di kawasan Perumahan KM 5, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, semakin membuat warga resah. Betapa tidak, dalam waktu berdekatan, aksi maling kembali terjadi dengan menyasar barang milik warga di Dua Perumahan berbeda, Perumahan BKP 6 dan Perumahan Palm Indah.

Tak hanya berani beraksi pada tengah malam, pelaku juga diduga nekat membobol rumah warga pada siang hari ketika pemilik rumah sedang bekerja.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga menilai aksi pencurian mulai menunjukkan keberanian pelaku yang semakin menjadi-jadi dan meminta aparat kepolisian segera mengambil langkah nyata.

Terbaru, sebuah rumah warga di kawasan perumahan tersebut diduga dibobol pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang pergi bekerja.

Informasi yang dihimpun dari warga setempat, pelaku diduga masuk dengan cara mencongkel bagian rumah. Sejumlah barang berharga milik korban dilaporkan hilang akibat kejadian tersebut.

Aksi tersebut menambah daftar keresahan warga Perumahan KM 5. Sebelumnya, kawanan maling juga beraksi pada tengah malam dan berhasil membawa kabur satu unit gerobak pasir pabrik merek Arco milik warga.

Salah seorang warga, Yayat, mengatakan sebelum aksi pencurian gerobak terjadi, dirinya sempat melihat dua orang menggunakan sepeda motor masuk ke kawasan perumahan dengan gelagat mencurigakan.

Tidak lama kemudian, sepeda motor tersebut keluar. Namun beberapa saat berselang, terdengar sepeda motor kembali berhenti di depan rumah tetangganya.

Saat dilihat, gerobak milik warga sudah berada di atas sepeda motor. Yayat pun langsung mengejar sambil meneriakkan "maling". Namun pelaku berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor dan membawa gerobak tersebut.

Rangkaian kejadian ini membuat warga mulai mempertanyakan keamanan kawasan perumahan. Warga khawatir jika tidak segera ditangani, aksi pencurian akan terus berulang dan bukan tidak mungkin menyasar rumah warga lainnya.

Warga meminta kepolisian tidak menunggu sampai terjadi lebih banyak korban. Mereka mendesak patroli ditingkatkan dan penyelidikan terhadap aksi pencurian segera dilakukan.

Warga juga berharap polisi dapat memetakan titik-titik rawan serta meningkatkan patroli pada waktu-waktu yang dianggap rawan, baik malam maupun siang hari ketika banyak rumah ditinggalkan pemiliknya untuk bekerja.

"Kami berharap ini menjadi perhatian polisi. Jangan sampai warga terus menjadi korban. Kalau maling sudah berani masuk siang hari, tentu kami semakin khawatir meninggalkan rumah untuk bekerja," ungkap warga.

Menurut warga, kehadiran polisi di tengah permukiman sangat dibutuhkan untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah pelaku kembali menjalankan aksinya.

Warga berharap aparat segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku. Mereka juga meminta agar keamanan di kawasan Perumahan KM 5 tidak dianggap sebagai persoalan sepele.

Pasalnya, aksi pencurian yang terjadi berulang dalam waktu berdekatan telah menimbulkan rasa waswas di tengah masyarakat.

Warga kini menunggu langkah konkret kepolisian. Bukan sekadar imbauan, tetapi patroli, penyelidikan dan penindakan terhadap pelaku pencurian yang dinilai semakin berani.

Jika kondisi ini tidak segera diantisipasi, warga khawatir rasa aman di kawasan Perumahan KM 5 semakin terkikis dan pelaku pencurian justru semakin leluasa menjalankan aksinya.