Plt Gubri Tekankan Peran Dunia Usaha Dalam Penguatan PAD Riau

Kamis, 14 Mei 2026

PEKANBARU, INDOVIZKA.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa penguatan investasi di daerah hanya dapat dicapai apabila terbangun kerja sama yang solid antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemerintah pusat.

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan sosialisasi kepatuhan investasi terpadu bagi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan pendekatan pengawasan berbasis risiko, yang digelar di Gedung Menara BRK Syariah, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro serta Direktur Wilayah I Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI.

SF Hariyanto menyebutkan bahwa target investasi Provinsi Riau tahun 2026 yang mencapai Rp72,5 triliun memerlukan dukungan menyeluruh dari berbagai pihak agar dapat tercapai secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.

“Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pusat, daerah, dan investor agar realisasi investasi dapat berjalan lancar, tertib, serta berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat memiliki peran penting dalam memperkuat kebijakan, mempermudah penyelesaian hambatan investasi, serta memastikan sinkronisasi regulasi antara pusat dan daerah.

Menurutnya, perkembangan ekonomi Riau pada triwulan I 2026 menunjukkan tren positif, terutama dari meningkatnya kontribusi sektor nonmigas.

“Pertumbuhan ekonomi kita berada di angka 4,89 persen, sedangkan tanpa migas mencapai 5,86 persen. Ini menandakan sektor industri, perkebunan, perdagangan, dan jasa semakin kuat menopang perekonomian daerah,” jelasnya.***