Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Penyakit Misterius Mematikan Muncul, Ratusan Orang di Guinea Khatulistiwa Dikarantina
INDOVIZKA.COM - Lebih dari 200 orang di Guinea Khatulistiwa dikarantina usai terpapar penyakit misterius yang sudah membunuh sedikitnya delapan orang.
Menteri Kesehatan Mitoha Ondo'o Ayekaba mengatakan ada wabah penyakit tidak diketahui yang menyebabkan demam berdarah. Saat ini pemerintah tengah menguji sampel untuk mengidentifikasi penyakit tersebut.
Berdasarkan penyelidikan awal, wabah pertama kali dilaporkan pada 7 Februari. Semua kasus terkait dengan sebuah upacara pemakaman.
- Meskipun Dihadang Israel, 80.000 Jemaah Palestina Tetap Salat Jumat di Masjid Al-Aqsa
- Aleix Espargaro Juarai MotoGP Inggris 2023
- WHO Peringatkan Setengah Populasi Dunia Berisiko Terjangkit DBD
- Declan Rice Resmi Bergabung Dengan Arsenal.
- Akan Meninggal Livepool, ini 6 Kandidat Calon Pengganti Jordan Henderson
Saat ini pemerintah telah mengirim sampel ke Gabon dan Dakar untuk pengujian lebih lanjut. Selain melakukan karantina, Reuters melaporkan, pihak berwenang juga membatasi pergerakan di sekitar dua desa lokasi wabah ditemukan.
"Kami berusaha secepat mungkin mengesampingkan demam berdarah yang kita kenal di kawasan seperti Lassa atau Ebola," kata Ayekaba.
Sebagai pencegahan, Kamerun juga membatasi pergerakan di sepanjang perbatasannya dengan Guinea Khatulistiwa.
"Kamerun memberlakukan pembatasan karenarisiko tinggi impor penyakit ini dan untuk mendeteksi dan menanggapi setiap kasus pada tahap awal," kata Menteri Kesehatan Malachie Manaouda..
Adapun gejala dari penyakit misterius ini berupa mimisan, demam, hingga nyeri sendi. Penyakit ini diyakini bisa menyebabkan kematian dalam beberapa jam.
.png)

Berita Lainnya
Hindari Tumpukan Pasir Pick-up Tabrak Grand Max di Perbatasan Tanjungpinang-Bintan
Hujan Deras, Jalan Lintas Sumbar-Riau di KM 80 dan 81 Longsor Tadi Malam
Warga Kampar Temukan Mayat Tanpa Identitas
Ayah Tiri di Kampar Ditangkap atas Dugaan Pencabulan terhadap Anak di Bawah Umur
DPRD Siak Temukan Pelanggaran SOP Pada Kasus Ledakan di PT BSP
Hendak Jualan di Pasar Subuh, Pasturi di Inhil Bersama Anaknya Dibegal
Respons Dugaan Keracunan MBG, SPPG Kembang Memohon Maaf dan Pastikan Evaluasi Menyeluruh
2 Petani di Aceh Diserang Harimau Saat Berkebun
Jembatan Sei Solok KM 183 Amblas, Polisi Lakukan Sistem Buka Tutup
Hotspot Menyala di Riau, BMKG: 2 Titik di Bengkalis
Seorang Pria di Inhil Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon
Tahun ini, 1.286 Hektare Lahan Terbakar di Riau Terluas di Bengkalis