Pilihan
Malam Terakhir Safari Ramadan 2026 di Kandis, Bupati Siak Afni Zulkifli Tegaskan Pemerintah Tetap Hadir di Tengah Tekanan Fiskal
KANDIS, INDOVIZKA.COM— Bupati Siak, Afni Zulkifli, menegaskan bahwa pemerintah daerah harus tetap hadir di tengah masyarakat meskipun menghadapi tekanan fiskal yang berat.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri malam terakhir Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Siak tahun 2026 di Masjid Al Hijrah, Dusun Lebuai Indah, Kampung Bekalar, Kecamatan Kandis, Jumat malam (13/3/2026).
Safari Ramadan malam ini menjadi rangkaian penutup dari kunjungan pemerintah daerah ke berbagai kecamatan selama bulan suci, yang sekaligus dilaksanakan bersamaan dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.
Dalam keterangannya, Afni menyebutkan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang bagi pemerintah untuk melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan, terutama di tengah situasi keuangan daerah yang sedang tidak mudah.
“Alhamdulillah rangkaian Safari Ramadan tahun 2026 bisa kita tuntaskan. Total ada 28 titik yang kami kunjungi bersama Wakil Bupati. Bagi kami, turun langsung ke masyarakat adalah kewajiban, apalagi dalam situasi fiskal yang berat seperti sekarang. Justru di saat sulit, pemerintah tidak boleh menjauh,” kata Afni.
Ia mengakui bahwa kebutuhan pembangunan di Kabupaten Siak masih sangat besar, sementara kemampuan anggaran daerah terbatas. Karena itu, pemerintah memilih untuk tetap hadir di tengah masyarakat guna mendengar langsung kebutuhan yang paling mendesak.
“Kita tidak bisa menutup mata, rakyat masih banyak membutuhkan sentuhan pembangunan. Infrastruktur, bantuan sosial, pelayanan dasar, semuanya masih perlu perhatian. Tapi dengan kondisi keuangan yang ada, kita harus bekerja dengan skala prioritas dan tetap menjaga optimisme masyarakat,” ujarnya.
Afni juga menekankan perubahan pola kepemimpinan di lingkungan pemerintah daerah, di mana aparatur dituntut lebih terbuka, dekat dengan masyarakat, dan meninggalkan sikap elitis.
“Saya selalu tekankan, aparatur itu tugasnya melayani, bukan dilayani. Sudah bukan zamannya lagi pejabat berjarak dengan rakyat. Kalau rakyat susah lalu kita tidak hadir, kepercayaan itu akan hilang. Karena itu saya minta semua jajaran membiasakan turun ke lapangan,” tegasnya.
Di tengah keterbatasan anggaran, Afni menyebut pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Pemerintah Kabupaten Siak mulai memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh kolaborasi multipihak. Perusahaan harus ikut bertanggung jawab terhadap daerah tempat mereka beroperasi, terutama dalam pemeliharaan infrastruktur. Kita ingin CSR itu berkelanjutan, bukan sekadar simbolis,” katanya.
Selain itu, ia juga menyinggung pelaksanaan sejumlah program nasional di daerah yang menurutnya masih perlu penyempurnaan agar lebih tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil.
“Kita tentu mendukung program pemerintah pusat, tapi dari hasil kita turun langsung, masih ada daerah-daerah yang belum tersentuh. Justru masyarakat di pelosok yang seharusnya lebih dulu merasakan manfaat. Ini menjadi catatan yang akan kita sampaikan agar pelaksanaan ke depan lebih merata,” ujar Afni.
Ia juga meminta masyarakat memahami bahwa pada tahun pertama masa kepemimpinannya, tidak semua janji politik dapat langsung direalisasikan karena adanya perubahan kebijakan nasional serta tekanan fiskal yang harus dihadapi pemerintah daerah.
“Kami tidak ingin berjanji tanpa melihat kemampuan. Kondisi sekarang menuntut kita menyesuaikan banyak hal. Tapi komitmen kami tidak berubah, pembangunan tetap berjalan, hanya saja harus dilakukan bertahap dan dengan kebersamaan,” katanya.
Menutup rangkaian Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Kandis, Afni menegaskan bahwa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk menghadapi situasi sulit.
“Safari Ramadan ini bukan hanya silaturahmi, tapi cara kita memastikan bahwa pemerintah tetap ada bersama rakyat. Kalau kita kuat bersama, saling mendukung, insyaAllah tantangan seberat apa pun bisa kita lalui,” tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
Dinsos Riau Pastikan 253.000 KK Sudah Terima Bansos Pusat
Hadir Penabalan Gelar Datuk Seri Setia Amanah Untuk Gubri, Bupati Kampar : Pelestarian Adat dan Budaya Melayu Merupakan Tanggungjawab Bersama
Disuruh Putar Balik, Sopir dan Penumpang Bus Medan-Padang Adu Mulut dengan Polisi di Pekanbaru
Lion Air Delay 5 Jam di Bandara SSK II Pekanbaru
Tiga Rumah Sakit di Inhil Terima DAK Total Rp116 M
Bupati Pelalawan Terpilih Sampaikan Program 2022 saat Musrengbang RKPD
Hitungan Jam, 4 Tersangka Kasus Narkoba di Inhu Berhasil Diringkus, Dua Masih Remaja
Tim Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Grebek Rumah Kontrakan, Dua Pria Diamankan Bersama Sabu
Oktober, SMSI Riau Gelar Bimtek Sosialisasi Pergub Kerjasama Media
Kasus Corona Tinggi, Odong-odong Dilarang Beroperasi di Desa Kuala Kilan Inhu
Larikan Sepeda Motor Saudara Sendiri, Pemuda Sungai Akar Dibekuk Polsek Batang Gansal
Putusan PHP Pilkada Inhu di MK Dibacakan 19 Maret