Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Kenanga Investors Kembali Dukung 'Dive Against Debris' untuk Tahun Ketiga di Pulau Perhentian
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - Setelah mendukung program ini sejak awal penyelenggaraannya, Kenanga Investors Berhad (Kenanga Investors) kembali menjadi sponsor utama untuk inisiatif Dive Against Debris untuk tahun ketiga berturut-turut.Diselenggarakan oleh Black Eye Scuba Team (“BEST”), program ini berlangsung pada 10 hingga 12 Mei 2025 di Pulau Perhentian Kecil dengan fokus pada pembersihan laut dan pantai di Long Beach dan perairan sekitarnya, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.
Inisiatif ini melibatkan partisipasi sukarelawan dari dalam dan luar negeri, termasuk 25 orang dari Kenanga Investors yang terdiri dari karyawan, mitra distribusi, dan klien. Bersama relawan lainnya, mereka berhasil mengumpulkan total 282,4 kilogram sampah dan limbah dari kawasan pantai maupun laut sekitar.
Sebagai bagian dari program, sebuah sesi edukasi konservasi lingkungan juga diadakan di Sekolah Kebangsaan Pulau Perhentian untuk mendorong kesadaran siswa terhadap keberlanjutan dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sejak dini. Upaya ini mencerminkan komitmen jangka panjang Kenanga Investors dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi komunitas yang dilayaninya.
“Fase ketiga ini menandai tahun ketiga kami mendukung inisiatif ini dan menegaskan kembali komitmen kami terhadap prioritas lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Kami percaya pentingnya mengambil langkah nyata dalam melindungi lingkungan dan terus berkomitmen terhadap upaya jangka panjang yang membawa perubahan yang berarti dan berkelanjutan. Inisiatif ini merupakan salah satu cara kami mewujudkan prinsip ‘Invest for Good’,” ungkap Datuk Wira Ismitz Matthew De Alwis, Direktur Eksekutif dan CEO Kenanga Investors.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang mewakili Kenanga Investors dalam program ini. Berkat dedikasi dari seluruh pemangku kepentingan kami, nilai-nilai perusahaan dapat diterapkan secara nyata dan memberikan dampak positif di tempat yang paling membutuhkan,” sambung Datuk Wira De Alwis.
Inisiatif ini merupakan salah satu dari sekian banyak langkah yang diambil Kenanga Investors untuk mewujudkan komitmen ESG-nya. Sejalan dengan itu, perusahaan juga bangga menjadi pelopor produk Eq8 FTSE Malaysia Enhanced Dividend Waqf ETF (“Eq8WAQF”) - Exchange Traded Fund pertama di dunia dengan fitur wakaf, yang mencerminkan dedikasi perusahaan terhadap impact investing dan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Keterangan Foto: Para relawan dari Kenanga Investors, YBrs Encik Mohamad Ridwan Mohd Nor (ke-9 dari kiri, berdiri), Yang DiPertua Majlis Daerah Besut, tim penyelenggara Dive Against Debris, dan perwakilan agensi kerajaan tempatan di Long Beach, Pulau Perhentian.
The issuer is solely responsible for the content of this announcement.
.png)

Berita Lainnya
Midea Numen AC for Southeast Asia Earns German Red Dot Award for Groundbreaking Designs
FBS Terus Menjadi yang Terdepan dengan Meraih Penghargaan Best Mobile App dan Best IB Program di Asia
HEIDELBERG Capai Target Kinerja di Tengah Tantangan Ekonomi Global dan Siap Sambut Pertumbuhan di Tahun Keuangan 2025/26
Vinfast Middle East Signs MoU with PlusX Electric to Strengthen EV Ownership Experience in the UAE
Atradius survey reveals cautious optimism among UAE businesses despite rising bad debts and increased geopolitical uncertainty
Natascha Thomas Terpilih sebagai Presiden Baru Jaringan Internasional PDLN
Hong Leong Bank Redefines Branch Banking with Meet @ HLB Eco Majestic, Semenyih
New Taipei City WJS Marathon 2025 Dimulai pada 16 Maret, Pelari Kenya dengan Rekor Maraton 2:04 Siap Bersaing Pecahkan Rekor Maraton Putra WJS
Green SM expands all-electric taxi service to Bekasi, supporting the city's smart mobility vision
Golden Bull Award 2025 Winners Revealed
DHL Express Tops the List in the Best Workplaces in Hong Kong for the Second Time
"No Data, No Talk": How Data Fundraising Is Redefining SME Growth in ASEAN