Pilihan
Keindahan kota
Kabel Internet Semrawut Kepung Pangkalan Kerinci, DPRD Desak Pemda Bertindak Tegas terhadap Provider
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM–Semrawutnya instalasi kabel jaringan internet di sejumlah ruas jalan di Kecamatan Pangkalan Kerinci kembali menuai sorotan keras. Kabel yang menjuntai rendah, melilit pohon, hingga bergelantungan di sepanjang jalan dinilai tidak hanya merusak wajah ibu kota Kabupaten Pelalawan, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat.
Kondisi tersebut mendapat kritik tajam dari Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Pelalawan, Dedy Prianto, S.Pd. Ia menilai pemerintah daerah tidak boleh terus membiarkan persoalan itu berlarut-larut, sementara perusahaan penyedia layanan internet belum menunjukkan upaya penataan yang serius.
"Kami meminta dengan tegas kepada seluruh perusahaan provider untuk segera menertibkan instalasi kabel mereka. Kondisi ini bukan hanya merusak estetika kota, tetapi juga mengganggu kenyamanan masyarakat dan sangat berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan," tegas Dedy kepada media, Kamis (9/7/2026).
Menurut politisi PKS tersebut, keluhan masyarakat mengenai kabel internet yang semrawut sudah berulang kali disampaikan kepadanya. Ia menyebut terdapat sedikitnya tiga penyedia layanan yang beroperasi di wilayah tersebut, yakni Centronet, Iconnet, dan IndiHome. Namun hingga kini, belum terlihat langkah nyata untuk memperbaiki instalasi kabel yang dinilai dipasang tanpa memperhatikan aspek keselamatan.
Dedy mendesak Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) agar segera memanggil seluruh provider dan melakukan penertiban. Jika perusahaan tidak memiliki kesadaran untuk membenahi sendiri instalasi mereka, pemerintah diminta mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.
"Peraturan harus ditegakkan demi keamanan bersama, bukan dibiarkan demi keuntungan bisnis semata. Jangan sampai pemerintah baru bergerak setelah ada korban. Keselamatan masyarakat jauh lebih penting daripada layanan yang dipasang secara asal-asalan," ujarnya.
Ia menegaskan, DPRD tidak menolak investasi yang masuk ke Kabupaten Pelalawan, termasuk di sektor telekomunikasi. Namun setiap perusahaan wajib mematuhi aturan, menjaga ketertiban, serta memastikan keberadaan infrastruktur yang dibangun tidak membahayakan masyarakat.
"Kami tidak anti-investasi. Silakan berusaha di Pelalawan, tetapi patuhi aturan. Pemerintah daerah jangan hanya menjadi pemberi izin, tetapi juga harus mengawasi dan mengevaluasi perusahaan yang mengabaikan keselamatan masyarakat. Jika perlu, tinjau kembali izin usaha bagi provider yang tidak mengindahkan kewajibannya," tegas Dedy.
Sorotan tersebut bukan tanpa alasan. Beberapa bulan lalu, seorang pengendara sepeda motor di Jalan Seminai, Pangkalan Kerinci, nyaris kehilangan nyawa setelah lehernya tersangkut kabel jaringan internet yang menjuntai ke badan jalan. Korban mengalami luka serius di bagian leher dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Peristiwa itu menjadi peringatan bahwa persoalan kabel internet semrawut bukan lagi sekadar mengganggu pemandangan kota, melainkan telah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan. DPRD pun meminta pemerintah daerah tidak lagi menunggu munculnya korban berikutnya sebelum mengambil langkah penertiban secara menyeluruh terhadap seluruh provider yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan.
.png)

Berita Lainnya
Belum Terealisasi Hingga Saat Ini, Masyarakat Reteh Pertanyaankan Tindak Lanjut Pengerjaan Ruas Jalan
Masyarakat Minta Mundur Kadis, Camat Hingga Honorer di Siak Tebar Baliho Nyaleg
Meresahkan, Warga Tangkap Buaya Berukuran Empat Meter
Disnakertrans Riau Klaim Telah Ungkap Seluruh Kasus Meninggalnya Karyawan PHR
Sukseskan Program Polri, Siswa MTs Riyadhatul Jannah Sialang Panjang Turut Tanam Pohon di Sekolah
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Riau Sejak Pagi hingga Malam
Dikemas Dalam Pameran dan Pertunjukan Kreatifitas, Sumatera Education dan Techno Expo 2023 Resmi Dibuka
Tersandung Narkoba, Oknum Pegawai Rutan Pekanbaru Dipecat Tidak Hormat
Soroti Perda Parkir, Pemko Pekanbaru Diminta Tak Lagi Pakai Jasa Swasta
Truk Masuk Kota Diluar Jam Operasional Akan di Tilang
Hari ini, 18 Titik Hotspot Terdeteksi di Riau
20 Hektar Lahan di Bantan Bengkalis Terbakar