Pilihan
Huawei: Otomatisasi, Digitalisasi, dan Kecerdasan Buatan sebagai Penggerak Utama Modernisasi Jaringan Listrik
BARCELONA, SPANYOL - 22 Januari 2026 - Sepanjang tahun 2025 saja, lebih dari 10 pemadaman listrik besar mengganggu pasokan listrik di seluruh dunia, dan berdampak terhadap lebih dari 1,2 miliar orang. Menjamin stabilitas sistem tetap menjadi prioritas utama bagi perusahaan listrik global.
Namun, stabilitas bukan satu-satunya hal yang menjadi perhatian mereka; dorongan menuju netralitas karbon mempercepat penerapan energi terbarukan dan elektrifikasi. Integrasi sumber energi baru dalam jumlah besar serta pengelolaan beban baru yang tidak dapat diprediksi menuntut fleksibilitas dari sistem ketenagalistrikan.
Jason Li, Presiden, Huawei Marketing & Solution Sales Dept, Unit Bisnis Digitalisasi Tenaga Listrik, menjelaskan bahwa, "Sebelumnya, kita mengandalkan otomatisasi terutama untuk mengatasi berbagai permasalahan pada jaringan listrik. Di masa yang akan datang, jaringan listrik akan mengalami transformasi dari sekadar sistem transmisi menjadi elemen kunci dalam transisi energi. Digitalisasi dan kecerdasan buatan bergeser dari sekadar peningkatan opsional menjadi elemen yang esensial dalam pembangkitan tenaga listrik inti. Bersama dengan otomatisasi, keduanya menjadi penggerak utama dari modernisasi jaringan listrik."
Beliau menambahkan, "Kami meyakini bahwa integrasi mendalam dari teknologi digital ke dalam berbagai skenario ketenagalistrikan, serta pembentukan kembali proses produksi dan operasional melalui telekomunikasi dan kecerdasan buatan, akan memungkinkan jaringan listrik mencapai stabilitas dan fleksibilitas yang optimal."
Integrasi berskala besar dari pembangkit listrik tenaga surya terdistribusi, sistem penyimpanan energi, dan fasilitas pengisian daya ke dalam jaringan listrik, yang disertai dengan meningkatnya interaksi pengguna serta potensi transaksi di sisi beban, menghadirkan tantangan baru dalam menjaga keseimbangan, stabilitas, dan keamanan jaringan distribusi.
"Terobosan bagi sistem ketenagalistrikan masa depan terletak pada jaringan distribusi," tambah Jason. "Kunci untuk mengatasi tantangan pada jaringan distribusi adalah transparansi pada tingkat tegangan rendah 400 V. Untuk mewujudkannya, Huawei bersama para mitra telah mengembangkan solusi distribusi cerdas (Intelligent Distribution Solution/IDS) untuk pengelolaan tegangan rendah yang transparan."
Pada Mobile World Congress 2026 di Barcelona, Huawei akan menampilkan aplikasi kecerdasan buatan terbarunya dalam digitalisasi ketenagalistrikan, termasuk solusi inovatif untuk distribusi tenaga listrik cerdas, gardu induk, serta inspeksi pembangkit listrik. Untuk mengetahui keberhasilan transformasi digital di sektor ketenagalistrikan, kunjungi stan Huawei di 1H50, Fira Gran Via Hall 1.
Photos: Jason Li, Presiden, Global Marketing & Solutions, Unit Bisnis Digitalisasi Tenaga Listrik, Huawei
The issuer is solely responsible for the content of this announcement.
.png)

Berita Lainnya
*Infinity Financial Advisory Bermitra dengan Dreamer Group untuk Berbagi Wawasan Eksklusif ...
1win Bawa Keseruan IPL 2025 ke Penjuru India Lewat Roadshow Spektakuler
Financial Street Forum held in Beijing, foreign consumers discuss new trend of turning to China for products
From Race Circuit to Global Supply Chains: DHL Powers Formula E's Boldest Season Yet in Shanghai
Tune Protect and Ticket2U Expand to Indonesia with Ticket Refund Protection and Sports PA
Many happy returns as Kai Tak Sports Park celebrates first anniversary
BuildersUpdate.com Celebrates 15 Years of Innovation with Free Premier Status Offer for Builders Across the United States
HUAWEI Announces the Winners of the 2025 XMAGE Awards at Paris Photo
DHL expands Asia Pacific data center logistics capabilities to support growing regional demand
SIBUR Rusia Akan Berpartisipasi dalam Konferensi Polimer Utama di Indonesia
VinFast and the Rise of a New Gulf Lifestyle
SOZO and KADOKAWA Announce Major Strengthening of Strategic Alliance to Expand Japanese Pop Culture Experiences in Asia