Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
XTransfer Menerima Persetujuan Bersyarat dari Bank Negara Malaysia untuk Perizinan Pembayaran Utama
Berencana Membentuk Pusat Operasional Regional dan Mendukung Penyelesaian Transaksi Pembayaran Perdagangan UMKM Lokal
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - 27 Februari 2026 - XTransfer, Platform Pembayaran Perdagangan Lintas Batas B2B Terkemuka di Dunia, dengan bangga mengumumkan bahwa perusahaan telah menerima persetujuan bersyarat dari Bank Negara Malaysia (BNM) untuk izin pembayaran utama, termasuk penerbitan uang elektronik, serta Izin Usaha Layanan Uang (Kelas A) yang mencakup layanan pengiriman uang dan penukaran valuta asing.
Setelah menyelesaikan persyaratan pra-penerbitan dan memperoleh izin untuk beroperasi, XTransfer berencana meluncurkan layanan pembayaran digital di Malaysia yang dirancang untuk mendukung pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terlibat dalam perdagangan internasional. Layanan tersebut dirancang untuk mencakup proses onboarding (integrasi nasabah baru) yang lebih sederhana, opsi pendanaan yang praktis, layanan valuta asing yang efisien, serta pengalaman pengiriman uang dan penyelesaian transaksi keuangan yang aman, dengan penekanan pada kepatuhan, keamanan, dan keandalan operasional, untuk membantu UMKM Malaysia mengurangi hambatan dalam perdagangan yang sah seiring dengan ekspansi mereka ke koridor regional dan pasar berkembang.
"Penerimaan persetujuan bersyarat dari Bank Negara Malaysia merupakan tonggak pencapaian penting bagi XTransfer di kawasan ASEAN," kata Bill Deng, Pendiri dan Pejabat Eksekutif Tertinggi dari XTransfer. "Kami menghargai arahan dan pengawasan dari BNM. Kami berharap dapat menghadirkan solusi pembayaran yang patuh dan efisien bagi pelaku usaha di Malaysia guna membantu arus perdagangan agar bergerak lebih cepat dan lebih terprediksi, khususnya seiring dengan terus berkembangnya perdagangan intra-Asia dan rute perdagangan Selatan yang lebih luas.
Malaysia juga menjadi pusat strategi regional XTransfer, dengan rencana menjadikan Malaysia sebagai pusat operasional regional, yang akan berfungsi sebagai pusat kendali strategis di Asia Tenggara. Pusat ini akan mengoordinasikan kepatuhan, manajemen risiko, dukungan pelanggan, serta operasional global untuk memastikan keselarasan dengan standar lokal maupun standar grup secara keseluruhan. "Malaysia memberi kami talenta, lingkungan tata kelola, dan kedekatan regional untuk berkembang di seluruh kawasan," tambah Bill.
Didirikan pada tahun 2017, XTransfer berdedikasi memanfaatkan teknologi untuk menjembatani lembaga keuangan besar dan UMKM di seluruh dunia, dengan menyediakan solusi pembayaran perdagangan lintas batas dan pengumpulan dana yang aman, patuh, cepat, praktis, serta berbiaya rendah. Dengan lebih dari 800.000 klien korporasi, XTransfer telah menjadi pemimpin industri global dan terus memperluas jangkauan internasionalnya untuk mendukung perusahaan perdagangan di seluruh dunia.
Hashtag: #XTransfer #PaymentLicense #Malaysia #BankNegaraMalaysia #Crossborder #SMEs
The issuer is solely responsible for the content of this announcement.
.png)

Berita Lainnya
Su Dongpo Witnesses Electricity Lighting the Path to Common Prosperity
China highlights green achievements at COP30 side session
First Phosphate Closes Third Tranche of Oversubscribed Private Placement
Hang Lung Perkuat Kolaborasi Keberlanjutan dengan Penyewa Melalui Program Changemakers
Lee Kum Kee Kembali Meriahkan THAIFEX 2025 untuk Ketiga Kalinya, Sajikan Inovasi Kuliner Asia Otentik
HKCSS Releases Inaugural Data on Caring Business Practices in Hong Kong
Canada Brand Harlow Blend Launches Unique Cat Food Series
CHiQ Dinobatkan sebagai Salah Satu dari "2025-2026 Global Smart Home Brands Top 10" di CES
Bridge Data Centres and EcoCeres Complete Inaugural HVO-Powered Backup Fuel Pilot for Data Centres in Asia Pacific
Diginex Limited and Russell Bedford International Announce Strategic Partnership to Drive ESG Reporting Adoption Across Global Accounting Network
allnex to launch its European Defense Materials Program
China-India ties at 75: 'Dragon-Elephant Tango' will benefit both