Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Sejak Dulu, Cita Rasa Masakan Rumah Makan Mak Icun Tidak Berubah
INDOVIZKA.COM - Berkunjung ke Kota Tembilahan kamu tidak hanya disuguhkan dengan makanan khas banjar, banyak kok ragam kuliner lainnya yang bisa kamu nikmati salah satunya adalah nasi padang yang menjadi kuliner populer bagi masyarakat Indonesia.
Di kota Tembilahan, rumah makan padang yang masih eksis dan memiliki banyak pelanggan adalah rumah makan padang Mak Icun.
Rumah makan padang Mak Icun termasuk kategori rumah makan legendaris di Kota Tembilahan karena sudah berjualan hingga belasan tahun lebih dan cita rasanya pun tidak pernah berubah.
Sampai saat ini rumah makan Padang Mak Icun memiliki penggemar setia.
Nikmatnya pilihan lauk nasi padang Mak Icun dengan bumbu yang kaya membuat selera makan kita bertambah.
Yang paling istimewa saat menyantap nasi padang adalah hidangan yang disajikan selalu lengkap mulai dari sayur, ikan, daging rendang, sambal dan lain-lain.
Kalian yang ingin menikmati nasi pasang Mak Icun boleh mencoba lauk dendeng basah, karena itu salah satu pilihan lauk yang jadi rekomendasi.
Seporsi nasi Padang dengan sepotong lauk diberi harga mulai dari Rp 15.000-,.
Kalian pencinta nasi padang jangan lupa mampir di rumah makan Mak Icun yang berlokasi di pusat kota Tembilahan, Jalan M Boya. (Adv)
.png)

Berita Lainnya
Masyarakat Kempas Inhil Sambut Tahun Baru Islam Dengan Tradisi Grebeg Suro
Peringati HPN 2021, PWI Inhil Gelar Wisata Jurnalistik di Desa Sungai Bela
Empek Empek Waloh Udang Buatan Mak Alfhie dijamin Bikin Nagih
Cari Smoothies ke Stand STBH Aja
Gangan Bakaruh Makanan Khas Banjar Yang Populer di Inhil
Nggak Harus ke Sumbar, Ini Deretan Pantai Memukau di Riau
Mau Makan Enak Hanya Dengan Rp 4.000, Ini Dia Nasi Bungkus Daun Jabata
Coconut Jelly Jajanan Praktis Dengan Nilai Ekonomis Tinggi
Was-was Pengunjung Membeludak, Monas Batal Dibuka Hari ini
Butuh Konsumsi Untuk Hajatan, Catering Hj Sopi Solusinya
Anyaman Pandan Mawar Suci Pulau Palas Sabet Penghargaan Nasioan
Tak Kunjung Pulang Mencari Kayu, Warga Mandah Ditemukan Sudah Menjadi Mayat di Kebun