Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Masker Langkah, Pengatur Lalu Lintas Ini Pakai Galon Bekas Buat APD
YOGJAKARTA - Ada pemandangan yang tak lazim kala melintas di Jalan Tamansiswa, Kota Yogyakarta. Di pertigaan dekat Lapas Wirogunan ini, Anda akan menjumpai seorang sukarelawan pengatur lalu lintas yang mengenakan galon air di kepala sebagai pengganti masker.
Pria itu adalah Ali Akbar. Dengan tanpa alas kaki dan kepala tertutup galon air, Ali nampak cekatan mengatur lalu lintas di Jalan Tamansiswa.
Ali memakai galon bekas air berukuran 10 liter lengkap dengan keran airnya. Di bagian belakang, Ali menuliskan 'BERSAMA MELAWAN CORONA'.
Bukan tanpa alasan Ali menggunakan galon air bekas sebagai pengganti masker. Selain masker medis susah dicari, Ali juga tak cocok menggunakan masker berbahan kain yang harus dicuci usai dipakai.
"Ini mengurangi (penggunaan) masker. Jadi nggak kena apa-apa. Kalau kain kan sekali pakai terus nyuci. Kalau galon kan nggak, bisa dilap, disemprot. Ini rutin dicuci lho," ujar pria asli Jawa Timur yang saat ini berdomisili di daerah Gondolayu, Jetis Kota Yogyakarta ini.
Ali mengaku sudah dua hari belakangan ini memakai galon bekas air untuk menggantikan masker. Ali menyebut dirinya terinspirasi dari para petugas medis yang memakai APD helm, kacamata dan masker sekaligus.
"Kalau orang kan pakai pelindung, APD. Nah saya mending pakai ini praktis, daripada galon nganggur," ungkap Ali, Kamis (16/4).
Pria berumur 52 tahun ini mengaku setiap hari dirinya mengais rejeki di Jalan Tamansiswa dari saat jam anak sekolah berangkat hingga pukul 18.00 WIB. Sebelum pandemi Corona, Ali menyebut dirinya bisa membawa pulang Rp 30 ribu setiap kali bertugas di jalan.
Namun saat pandemi virus Corona yang menyebabkan banyak warga Yogyakarta memilih tinggal di rumah, Ali mengaku penghasilannya jauh menurun. Untuk mendapatkan Rp 30 ribu, bukanlah hal yang mudah sejak sebulan belakangan ini. (*)
.png)

Berita Lainnya
Beredar Kabar Penculikan Anak, Polresta Sebut Itu Tidak Benar
Heboh Koin Rp 1.000 Kelapa Sawit di Online Beda dari Kenyataan
Now, We Are Breaking Up Segera Tayang, Pecinta Drama Korea Siap Baper
BPOM Inhil Temukan Makanan Mengandung Boraks
Ratu Tisha Mundur dari PSSI
Heboh, Jenazah PDP Covid-19 Hanya Pakai Popok Tanpa Kain Kafan Dalam Peti
Heboh Koin Rp 1.000 Kelapa Sawit di Online Beda dari Kenyataan
Lahir Saat Pandemi, Bayi Ini Diberi Nama Corona
Viral Air Mineral Tinggi Zat Besi, Ini Kata BBPOM Pekanbaru
Liburan ke Taman Safari, Mobil Ini Malah Diserang Harimau
Mantan Istri UAS Jualan Rendang, Begini Sambutan Netizen
Dikatakan Hari Ini Selasa 5 Agustus 2025 jadi Hari Terpendek? Begini Penjelasan-nya