Pilihan
Muhammad Adil Ternyata Gadai Kantor Bupati Sebesar 100 Miliar ke Bank Daerah
INDOVIZKA.COM - Muhammad Adil, eks Bupati Kepulauan Meranti yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi, kedapatan menggadaikan Kantor Bupati Kepulauan Meranti sebesar Rp 100 miliar yang digadaikan ke Bank Riau Kepri Syariah.
Kantor Bupati Kepulauan Meranti diketahui digadaikan seusai Adil ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu juga dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati AKBP (Purnawirawan) Asmar.
Mengutip detikSumut, Sabtu (15/4/2023), Asmar mengaku akan memanggil manajemen Bank Riau Kepri Syariah untuk meminta penjelasan hingga bangunan dan tanah bisa jadi jaminan/agunan
- Konflik Ditengah Masyarakat Desa Sungai Ara Didamaikan Kapolres Pelalawan
- Banjir Jalan Lintas Timur Makin Tinggi, Polres Pelalawan Buka Tutup Arus Lalu Lintas
- Divisi Hukum Bermarwah Mengutuk Oknum Masyarakat Rusak APK Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
- Waspada! Ada Nomor HP Mengatasnamakan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya
"Menurut informasi yang saya dapatkan demikian (digadaikan Rp 100 miliar). Sebab, uang itu dalam berita Rp 100 miliar. Kantor, ya termasuk tanah halaman (yang digadaikan)," ungkap Asmar, Jumat (14/4/2023).
Diketahui, Adil terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Kamis (6/4/2023). Ia ditetapkan tersangka atas tiga kasus sekaligus, yakni dugaan korupsi pemotongan anggaran, gratifikasi jasa travel umrah, dan suap pemeriksa keuangan.
Atas ketiga kasus itu, Adil dijerat Pasal 12 huruf f atau Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 hurut b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
.png)

Berita Lainnya
4 Tahun Menabung, Warga Tembilahan Beli Sepeda Motor Pakai Uang Koin
Jembatan di Inhil Ambruk, Mobil Pick Up Jatuh ke Parit
Nyaris Terkam Warga, Ular Piton 6 Meter Dijadikan Santapan Buaya
Now, We Are Breaking Up Segera Tayang, Pecinta Drama Korea Siap Baper
Kuala Enok Berlakukan Satu Pintu Masuk Pelabuhan
Dituding Pungut Biaya Bagi Penerima Sembako, Begini Kata Kades Igal
Berikut Dampak Bahaya yang Bisa Muncul dari Jajanan Ciki Ngebul
Lahir Saat Pandemi, Bayi Ini Diberi Nama Corona
Curi Singkong karena Kelaparan, Kakek Ini Malah Diberi Uang oleh Pemilik Kebun
Viral Murid Nikahi Bu Guru SMA, Perbedaan Usia Jadi Sorotan Warganet
Jembatan di Parit Rembayan Surrya Disebut Jembatan Shiratal Mustaqim Jilid 2 di Inhil, Ini Penampakannya
Nasabah BRI Mendadak Geger Lantaran Dapat Transferan Misterius Rp 600 Ribu