Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
DPRD Riau dan Bapenda Kejar Target PAD
PEKANBARU, INDOVIZKA.COM - Mengawali pekan pertama Februari 2026, Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Provinsi Riau bergerak cepat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau.
Pertemuan strategis ini menjadi momen penting bagi Ninno Wastikasari yang baru genap sepekan menjabat sebagai Kepala Bapenda pasca dilantik pada 26 Januari 2026 lalu.
Anggota Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau, Andi Darma Taufik, menyatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah awal yang krusial untuk menyinkronkan semangat antara legislatif dan eksekutif.
Fokus utama saat ini adalah mendorong revisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 37 Tahun 2012 tentang Nilai Perolehan Air Permukaan sebagai dasar pengenaan pajak yang dinilai sudah perlu diperbarui.
"Semangat kita semua sama, yakni semangat baru untuk mengatasi defisit dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Riau. Kita harus berpikir keras agar pembangunan infrastruktur di daerah tetap berjalan maksimal di tengah tantangan anggaran yang ada," ujar Andi Darma Taufik, beberapa waktu lalu.
Andi memaparkan salah satu inovasi potensial yakni pemungutan Pajak Air Permukaan (PAP) untuk batang sawit di perusahaan. Inovasi ini diadopsi dari studi banding ke Sumatera Barat, di mana setiap satu hektare lahan sawit diperkirakan memiliki 100 batang pohon.
Jika diterapkan dengan tarif Rp1.700 per batang, potensi penerimaan daerah diprediksi mampu menembus angka Rp500 miliar.
Dia menegaskan bahwa meskipun perhitungan spesifik untuk Riau masih dalam proses, angka tersebut diyakini tidak akan jauh berbeda mengingat luasnya perkebunan di Riau.
Namun, ia memberikan catatan penting bahwa aturan ini hanya akan menyasar perusahaan besar yang melakukan pemanfaatan air secara masif, bukan dibebankan kepada masyarakat atau petani kecil.
"Untuk provinsi Riau memang belum kita hitung, tapi angkanya pasti tak jauh berbeda. Dan ini hanya akan diberlakukan pada perusahaan yang menggunakan pemanfaatan dan penggunaan air, bukan pada masyarakat," kata Andi.
Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini menambahkan bahwa Pansus tidak hanya fokus pada pajak air, tetapi juga menyisir potensi lain seperti retribusi daerah, dividen pengelolaan BUMD, hingga optimalisasi aset milik Pemerintah Provinsi Riau.
Selain itu, sinkronisasi dana transfer pusat seperti Dana Bagi Hasil (DBH) dan Transfer ke Daerah (TKD) tetap menjadi perhatian serius dalam struktur anggaran.
"Kerja Pansus ini memang cukup panjang, dimulai dari pajak kendaraan bermotor hingga pajak alat berat. Namun, perlu dipahami bahwa sifat DPRD adalah mendorong dan memberikan payung regulasi, sementara eksekusi teknis sepenuhnya berada di tangan jajaran Pemerintah Provinsi melalui Bapenda," lanjutnya.
Ia optimis terhadap kepemimpinan Ninno Wastikasari. Dengan komposisi APBD Riau yang saat ini ditopang 55 persen oleh PAD dan 45 persen dari dana transfer pusat, ia berharap Kabapenda baru dapat segera membentuk tim yang solid untuk mengejar potensi pendapatan yang masih terbuka lebar.
"Sesuai dengan arahan Mendagri bagaimana menciptakan inovasi peningkatan pendapatan daerah, dan kondisi APBD Riau itu kuat, karena dana transfer pusatnya 45 persen, sementara PAD nya di angka 55 persen," katanya.
"Kita optimis Kabapenda yang baru bisa bekerja dengan cepat dan tepat, membentuk tim yang baik dan fokus pada peningkatan PAD. Karena kita mempunyai banyak ruang dari turunan pajak, kita punya potensi pendapatan yang besar," pungkasnya. (Adv)
.png)

Berita Lainnya
Sah, DPRD Riau Minta Pemprov Eksekusi Perda Pondok Pesantren
Komisi IV DPRD Riau Terima Kunjungan Kerja DPRD Dumai
Ibu-Ibu di Meranti Minta Alat Pemecah Pinang ke Ketua Komisi I DPRD Riau
DPRD akan Teruskan LKPJ TA 2023 kepada Banggar setelah Bupati Menjawab Pandangan Umum Fraksi
DPRD Bengkalis Sampaikan Bela Sungkawa atas Wafatnya H. Sulaiman Zakaria
Empat Partai Minta APBD Perubahan Inhil Diperhitungkan Secara Cermat
Demi Pembangunan Inhil, Abdul Wahid Siap Jadi 'Pesuruh'
Antisipasi Virus Corona, DPRD Inhil Gelar Rapat Gabungan
DPRD Riau Akan Bentuk Pansus Pemekadan Kabupaten/Kota
DPRD Terima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban TA 2023 Bupati Kabupaten Bengkalis
Reses Tiga Titik di Dapil 2 Inhil, Dani Kembali Jemput Aspirasi Masyarakat
Banggar DPRD Riau Bahas Rancangan KUA dan PPAS 2024