Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Solar Langka, Abdul Wahid Minta Kementerian ESDM dan BPH Migas Tambah Kouta Solar di Riau
ROHUL (INDOVIZKA) - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bio Solar masih dirasakan masyarakat di Provinsi Riau hingga saat ini. Kelangkaan BBM ini telah menyebabkan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Riau.
Jika tidak cepat disikapi, kelangkaan solar di Riau ini bisa berdampak terhadap melambungnya harga kebutuhan pokok serta meningkatnya biaya operasional yang bisa menurunkan harga komoditas yang kini sudah mulai merangkak naik.
Langkanya solar di Riau membuat Anggota DPR-RI asal Riau Abdul Wahid angkat bicara. Wakil rakyat Riau yang berada di Komisi VII yang membidangi Energi ini telah membuat beberapa terobosan untuk mengatasi kelangkaan Solar di Riau ini.
Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa itu mengaku sudah meminta Kementerian ESDM dan BPH Migas agar menambah kuota solar di Riau sehingga tidak adalagi antrean panjang di SPBU.
"Yang menentukan kuota solar ini adalah Kementrian ESDM dan BPH migas bukan Pertamina. Saya sudah minta Kementerian ESDM dan BPH Migas agar segera menambah Kuota Solar di Riau," cakap Wahid, Jumat (15/10/2021) saat menghadiri kegiatan vaksinasi di Rohul.
Abdul Wahid mengaku, berdasarkan keterangan dari Pertamina, kelangkaan solar di Riau terjadi karena menipisnya kuota yang diperkirakan tidak akan mencukupi hingga akhir tahun, sehingga harus dilakukan pembatasan sehingga pasokan ke SPBU cukup hingga akhir tahun.
"Saat ini kuota solar dari bulan November hingga Desember itu sudah terpakai," imbuhnya.
Wahid menyatakan, kelangkaan solar harus segera ditangani dengan cepat karena dikhawatirkan akan berdampak terhadap pemulihan ekonomi.
"Stabilitas ekonomi sangat terkait dengan transportasi orang dan barang. Transportasi harus didorong stabilitas ketersediaan energi. Jika pasokan energi tidak terjamin tentunya akan berpengaruh pada ekonomi di Riau," ujarnya.
Selain meminta penambahan kuota solar untuk Riau, Wahid juga meminta Pertamina memberikan jaminan suplai BBM solar alternatif seperti Dexlite dan Pertamax Dex.
"Jangan sampai, sudahlah Solarnya langka, Dexlite dan Pertamax Dex juga langka. Harus ada alternatif memenuhi kebutuhan energi warga," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Dani dan Ferryandi Hadiri Buka Bersama dengan Puluhan Wartawan
TPID Pemda Kampar dan Bulog Gelar Operasi Pasar di Batu Belah, Kabid Pasar : Bukti Pemerintah Hadir Bantu Masyarakat
Setelah Dapat Surat Dukungan dari Gubernur, PWI Riau Rapat Koordinasi dengan Diskominfotik Soal Tuan Rumah HPN 2025
Safari Ramadhan di Bathin Solapan, Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Bergandeng Tangan Bangun Daerah
Hadiri Silaturrahmi dan Perpisahan Ketua DPW UP BPBD Kampar, Ini Ucapan Ketua DWP Kuansing
Wakil Bupati Pelalawan Ikuti Rapat Monitoring Penanganan Karhutla Nasional
Pemkab Bengkalis Harapkan IMP Berdampak Positif Tangani Stunting
Meresahkan dan Berbahaya, Ceceran Tanah Timbun Berserakan di Jalan Kota Pangkalan Kerinci
Baru Pulang dari Luar Negeri, Kades Sipungguk dan Pihak Terkait Berikan Penyuluhan dan Sosialisasi Covid-19
Bupati Zukri Buka Operasi Pasar Pengendalian Inflasi untuk Warga P3KE
Harde Candra Bertekad Bawa KNPI Jadi Organisasi Modern
Tarif Tol Pekanbaru-Dumai Mulai Diberlakukan