Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Gaji Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Buruh PT ASI-PKS Demo
INHIL, (INDOVIZKA) - Mengeluh karena gaji tidak kunjung dibayarkan, ratusan buruh di pabrik industri Kelapa dan sawit milik PT.AGRO SARIMAS INDONESIA - PKS (PT ASI-PKS) menggelar aksi demontrasi, Jumat (4/3/22).
Mereka mendatangi kantor manajemen perusahaan yang berada dekat kawasan pabrik kelapa Sungai Sejuk dengan tujuan menuntut hak dua bulan gaji dan menuntut uang BPJS Ketenagakerjaan yang selama 18 bulan belum juga dibayar Perusahaan.
Sutriano selaku Ketua PUK SPPP-SPSI PT. AGRO SARIMAS INDONESIA-PKS kepada awak media mengatakan dirinya telah menghubungi pihak manajemen untuk menyampaikan tuntutan karyawan terhadap hak-haknya yang masih belum direalisasikan perusahaan.
“Saya telah menghubungi pihak manajemen melalui telepon dan juga WA untuk menyampaikan persoalan ini. Pihak manajemen mengatakan akan membayarkan gaji karyawan sebesar 50 persen dan sisanya akan dibayarkan tanggal 15 Maret nanti,” ucanya.
Sementara itu, seorang karyawati PT ASI bernama Dewu Friwari Girsang yang ikut dalam aksi tersebut menyampaikan kepada awak media jika dia sangat berharap agar tuntutan mereka dapat segera dipenuhi oleh pihak perusahaan.
"Intinya hak-hak kami dapat dipenuhi karena kebutuhan biaya anak-anak sekolah, kebutuhan dapur dan lain-lain sudah sangat mendesak. Sedangkan untuk meminjam uang pun sulit dilakukan karena status kami sebagai karyawan sudah tidak diakui lagi," ujarnya.
Darma Gusnandar selaku Asiten Kepala PT. ASI-PKS yang berada di kantor manajemen menyampaikan bahwa dirinya juga tidak bisa berbuat banyak, mengingat persoalan yang kini tengah menjadi tuntutan karyawan sepenuhnya berada dalam kewenangan manajemen pusat.
Darma juga menyebutkan bahwa tuntutan karyawan PT. ASI-PKS terhadap hak-hak yang belum dibayarkan pihak perusahaan tentunya akan dilaporkan ke pihak manajemen pusat.
"Kita disini pun tidak bisa berbuat banyak karena apa yang menjadi persoalan saat ini sepenuhnya ada di kewenangan manajemen pusat," tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
Kadis Dikpora Kampar Saksikan Langsung Pertandingan Volly Ball Tapung Vs Kampar Kiri Hulu
Pj Bupati Erisman Yahya Sidak Swalayan, Tegaskan Dukungan untuk Produk UMKM Lokal
Hingga Hari ini Tumpukan Sampah Masih Terjadi di Pekanbaru
Webinar Kemenkominfo di Pelalawan. Waspadai Kejahatan Seksual di Ruang Digital
Bengkalis Terima Piala Penghargaan KLA Madya
PKKMB Mahasiswa RPL S1 Ilmu Hukum UNISI Berlangsung Sukses
Henny Sasmita Sambangi Dapur Umum Siapkan Makanan Berbuka Puasa Untuk Korban Banjir
Kementerian PUPR Kucurkan Hibah Insentif Desa untu Bangun 10 Pamsimas di Siak
Bupati Kampar Ingatkan Sumpah Janji ASN dan PPPK
Riau Catat 17 Titik Panas, Bengkalis dan Pelalawan Jadi Sorotan
15.000 Pegawai Honorer Pemprov Riau Terancam Dirumahkan
Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Tembilahan Gelar Apel Siaga Internal