Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Tim Unit Reskrim Polsek Langgam berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana ilegal logging
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM-Dua pelaku yang diduga terlibat dalam aktivitas penebangan liar berhasil diamankan beserta barang bukti berupa 27 (dua puluh tujuh) batang kayu jenis Belanti dan Gedabuh ilegal dengan panjang kurang lebih 4 (empat) meter, dan 221 (dua ratus dua puluh satu batang) dengan panjang kurang lebih 1.25 meter.
Penangkapan ini berawal dari informasi yang didapat oleh Kapolsek Langgam, kemudian memerintahkan Kanit Reskrim untuk melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan dan ketika di cek ke lokasi di KM 24, Jalan Koridor RAPP Kel Langgam, Kec Langgam Kab Pelalawan, ditemukan kayu hasil tebangan hutan yang berada di dalam air dan sebagian sedang di potong dan di naikkan kedalam mobil truk jenis Toyota DYNA BM 8979 TM.
Kanit Reskrim dan anggota Polsek Langgam segera mengamankan Pelaku dengan inisial A (48) dan R (49), berdasarkan keterangan para pelaku, bahwa Kayu tersebut dibeli oleh sdr SEP (DPO) dan SEH (DPO) seharga Rp. 3.200.000 (tiga juta dua ratus ribu rupiah) hitungan global (satu mobil).
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., melalui Kapolsek Langgam IPTU Jerri Paulus Sinaga, S.H., dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa tindakan ini sesuai dengan Pasal 83 ayat (1) huruf b, Jo. Pasal (12) UU RI No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, sebagaiman telah dirubah dalam pasal 83 ayat (1) huruf b, Jo. Pasal (12) huruf e, UU RI No.6 Tahun 2023 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No.2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.
"Sesuai dengan program bapak Kapolda Riau, yaitu Green Policing, dimana filosofinya adalah “KITA HARUS MENJAGA ALAM, AGAR ALAM JUGA DAPAT MENJAGA KITA”, dan berkaca dari bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Propinsi Aceh, Sumbar dan Sumut, maka kami Polsek Langgam akan terus melakukan tindakan tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum, khususnya terkait pelestarian hutan. Pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku," ujar IPTU Jerri.
Sementara itu, barang bukti berupa kayu tanpa dokumen, mesin Chainsaw dan mobil truk telah diamankan untuk keperluan penyidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga tengah mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini." Tutup Kapolsek Langgam.
.png)

Berita Lainnya
Gubri Optimis Pemprov Informatif Dukung Keterbukaan Informasi Publik
Di 2022 Nanti, Apakah Pengangkutan Sampah di Pekanbaru Kembali Diserahkan kepada Pihak Ketiga?
5 orang komisioner Bawaslu Inhil Periode 2023-2028 Resmi Dilantik
Direktur Bappenas Kaget di Siak Masih Banyak Kawanan Kera dan Biawak
PWI Riau Kembali Gelar UKW Gratis untuk 7 Kelas
Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, Ini Sederet Program Prioritas Muflihun yang Sukses Dijalankan
Sosialisasi Bacalon Wakil Bupati Pelalawan, Baliho Yose Indrawan Terpasang Sampai ke Pelosok Desa
Peserta KPDK Harus Jalani Rapid Test
Penangkapan Diduga Gembong Narkoba di Pelalawan Jadi Tontonan Warga
Pemko Proses Oknum Lurah yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Anggota Panwaslu
Berakhir Hari ini, PPKM Level 4 Lanjut atau Tidak?
Bertentangan dengan Budaya Melayu, Peredaran Miras harus Ditertibkan