Pilihan
Merintis dari Warung ke Warung, Kini Amplang Udang Cik Mis Mulai Dikenal
INDOVIZKA.COM- Mulai merintis dengan berjualan di warung-warung kecil, kini
Amplang Udang Cik Miss mulai dikenal masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir.
Amplang udang Cik Miss milik Ibu Misnah dan Pak syahril ini bertempat di jalan Batang Tuaka Gg. Sirsak Tembilahan.
Pertama kali merintis dari warung ke warung dengan harga ribuan, hingga saat ini marketnya makin luas, dengan harga jual bungkus kecil Rp.12.000 perbungkus.
Amplang Udang Cik Miss sudah memiliki sertifikasi halal dan mempunyai NIB, bukan hanya dikenal di masyarakat dengan kelezatannya yang gurih dan enak, Amplang udang cik miss pernah mendapatkan penghargaan dari Dinas Perindag Provinsi Riau pada tahun ini 2012 yaitu Adikriya kategori pangan yang diberikan langsung oleh Gubernur Riau pada saat itu.
Untuk omset dari usaha amplang udang cik miss ini sudah mencapai 30 juta perbulan bahkan lebih.
"Pengeluaran pun sebanding untuk bahan bakunya udang kita masih menggunakan produk lokal di sungai luar, dilihat dari udangnya tidak menyerap air, atau terlebih lama diberi es karena akan lebih bagus kualitas amplang yang didapat," cakapnya.
.png)

Berita Lainnya
Pertahankan Budaya Menongkah, Masyarakat Duanu di Inhil Sudah Maju dan Berkembang
Ditinggal Orangtua Bekerja, Sepasang Balita di Inhu Mengapung di Kolam Ikan
Koordinator TAPM Inhil Dampingi Kades Pulau Cawan Tandatangani PKB Program POW
Destinasi Wisata Religi di Desa Teluk Dalam Tak Henti Dikunjungi Wisatawan
Dulu Jualan di Pinggir Jalan, Bakso dan Mie Ayam Anugrah Wonogiri Batang Tuaka Jadi Buruan
Rumah Butik Brand Busana Muslimah "Middaniku" Hadir di Tembilahan
Pecinta Pedas Wajib Cobain Pangsit Pedas Pachi
Agustus 2022, Festival Pacu Jalur di Kuansing Bakal Kembali Digelar
Pecinta Makanan Laut Wajib Coba Masakan di Friska Seafood
Bisa Menjadi Berbagai Hidangan, Udang Nenek Banyak Dijumpai di Daerah Inhil
Mengenal Proses Pembuatan Kain Tenun di Inhil
Baru di Tembilahan, Hotel 3 Putri Tawarkan Kenyamanan dan Keamanan Bagi Pengunjung