Pilihan
Berenang Bersama Temannya, Santri di Cirebon Hilang Terbawa Arus
INDOVIZKA.COM - Seorang santri bernama Ali Mujahidin (15) tenggelam dan terbawa arus saat berenang di Sungai Cipanundan, Desa Ender, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Saat ini, Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban.
"Kami saat ini sedang melakukan pencarian remaja yang tenggelam di Sungai Cipanundan," kata Komandan Tim Basarnas Pos Cirebon M. Nurudin di Cirebon, Senin (23/1).
Nurudin mengaku mendapatkan laporan kejadian santri tenggelam pada pukul 14.00 WIB tadi. Tim SAR langsung diterjunkan untuk melakukan pencarian korban, dengan menggunakan perahu karet, serta alat pencarian air.
Pencarian dengan cara menyisir aliran Sungai Cipanundan, baik dari pinggir maupun tengah sungai, melalui penyelaman, karena diduga korban tersangkut ranting yang berada di dalam sungai.
Dia mengatakan, saat ini kondisi aliran Sungai Cipanundan memang sedang deras dikarenakan daerah hulu terjadi hujan deras, sehingga pencarian cukup sulit.
"Aliran sungai cukup deras, kami melakukan pencarian dengan menyisir sungai di pinggir, maupun melakukan penyelaman," tuturnya.
Hingga malam ini, korban belum dapat ditemukan. Sedangkan Tim SAR gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, BPBD, Basarnas, dan lainnya akan kembali melakukan pencarian pada keesokan harinya, karena hari sudah petang.
Dia menambahkan berdasarkan informasi yang diterima, saat kejadian korban tengah berenang bersama tiga temannya. Saat itu, kondisi sungai tengah deras dan korban terseret arus dan hanyut di Sungai Cipanudan.
"Korban atas nama Ali Mujahidin merupakan warga Blok Losari, Jawa Tengah, yang sedang mondok di salah satu pesantren," katanya.
.png)

Berita Lainnya
Seorang Mahasiswa PCR Pekanbaru Hilang Tenggelam di Pulau Cinta
Pecah Ban Travel Tabrak Truk, 1 Orang Meninggal Dunia
Pria Jatuh dari Jembatan Siak 1 Pekanbaru Ditemukan Meninggal Dunia
Pria di Tulungagung Tega Bunuh Mantan Pacar Dan Setubuhi Mayatnya
Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Inhil Hampir Roboh
Diterjang Cuaca Buruk, Kapal Nelayan di Bengkalis Terbalik
Tergiur Uang, Remeja di Makasar Culik dan Bunuh Anak 11 Tahun
Sudah Dua Kali Kebakaran Diawal Tahun 2021, Ini Pesan DPKP Inhil
Pasca Kecelakaan Maut di Jalan Tol Permai, TKP Disterilkan dan Arus Lalu Lintas Lancar
Angin Puting Beliung 'Amuk' Rumah Warga di Kelurahan Pekan Arba
Tabrak Pompong di Sungai Kuindra, Tiga Penumpang Speedboat Meninggal Dunia
Seorang Ayah di Tembilahan Tega Mutilasi Anak Kandungnya