Pilihan
Tapai Nenek Zulaikah Sajikan Rasa Khas dan Otentik
INDOVIZKA.COM - Muncul dengan mempertahankan resep warisan dari nenek buyut, Tapai "Nenek Zulaikha" beralamat di Jalan Sederhana, Lorong Perapat, Nomor 828, Parit 11, Tembilahan, menyajikan rasa yang cukup khas, manis, legit serta otentik.
Dikemas secara rapi, mungil, mudah dipegang, serta higenis dan tidak belepotan, tak ayal menjadikan makanan permentase olahan Nenek Zulaikha ini juga cocok buat dijadikan oleh-oleh maupun yang lainnya.
Adapun varian Tapai yang diolah Nenek Zulaikha ini, dikatakan Cucunya yang bernama Daus, mulai dari Tapai Ketan Hijau Daun Katu, Tapai Ketan Hitam, Tapai Ketan Putih Original hingga Tapai Ubi.
"untuk harga Tapai Ketan Hijau Daun Katu 1/4 kg =15 ribu, Tapai Ketan Hitam 1/2kg =25ribu, Tapai Ketan Putih Original 1/5 kg =15ribu, Mix/campuran kemasab seberat 1/2 kg =25ribu, dan untuk tapai ubi 1/2 kg =10ribu,"ujarnya.
Kemudian dijelaskannya, bahwa usaha ini berdiri sekitar 10 Tahunan (2012), sedangkan Brandingnya Sekitar tahun 2019, dan mulai di promosikan baru sekitar 1tahun ini (2021).
"untuk pembuatan, 1 harinya biasa bisa menghabiskan ketan atau pulut, sekitar 2,5kg sampai dengan 5kg, jika masuk hari-hari khusus, seperti hari raya bisa mencapai 10kg perhari," ujar Daus.
Buat kalian yang dari kalangan foodie atau sebagainya, rasanya sayang untuk kalian melewatkan iklan ini, "yuk mari," kita coba makanan tradisional Tapai Nenek Zulaikha.
Untuk pemesanan bisa menghubungi nomor atau mendatangi alamat yang tertera dibawah ini.
Alamat Jl. Sederhana, Lr. Perapat, No. 828.
Instagram: @tapainenek
HP/WA : 0852-7887-0321 / 0852-7472-0869.
.png)

Berita Lainnya
Madu Kelulut Alam Kekayaan Hayati di Lembah Gugusan Bukit Condong
Sungai Luar Raih Penghargaan Unggulan II Anugerah Apresiasi Desa Wisata Tahun 2023
Festival Tahunan Pacu Sampan Leper di Inhil Dinanti Masyarakat
Gula Merah Asal Sialang Panjang Diolah Tanpa Pengawet
Miliki Ciri Khas Kecil, Amplang Udang Si Kembar Sungai Luar Banyak Digemari Masyarakat
Begini Tradisi Masyarakat Inhil Bangunkan Warga 'Sahur' di Bulan Ramadan
Gangan Bakaruh Makanan Khas Banjar Yang Populer di Inhil
Halaman Cafe Tempat Asyik Nongkrong Asik Serasa di Rumah
Destinasi Wisata Riau Tutup Gara-gara Covid-19, Kerugian Mencapai Rp7 Miliar
Sempolet Makanan khas Suku Melayu Dengan Isi Berbagai Sayuran
Evans Wisata Religi Gema Muharam 1445H, Disparporabud Gelar Lomba Tabak
Menongkah Kerang Tradisi Suku Duano Inhil