Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Waspada Banjir di Pekanbaru Mengancam Nyawa, Orangtua Diminta Pantau Aktivitas Anak
PEKANBARU, INDOVIZKA. COM- Peran orangtua dan masyarakat untuk memantau aktivitas anak-anak saat musim hujan dan banjir diminta lebih ekstra dilakukan.
Mengingat saat ini kondisi banjir akibat luapan air sungai Siak masih terjadi meski ketinggian air sudah berkurang dari sebelumnya.
Permintaan tersebut disampaikan anggota Komisi III DPRD Pekanbaru, Irman Sasrianto yang berpesan kepada orangtua untuk mewaspadai dan menjaga anak-anaknya tidak bermain keluar rumah ataupun bermain air saat banjir yang terjadi di Kelurahan Meranti Pandak dan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai.
"Bagaimanapun para orangtua harus memperhatikan juga anak-anaknya untuk jangan ikut turun keluar rumah bermain air, karena buat anak-anak banjir ini sangat beresiko bagi keselamatannya sebab debit air itu setiap harinya naik," kata Irman, Kamis (17/1/2024).
Irman mengungkapkan, bencana banjir di Rumbai sempat mencapai di atas pinggang orang dewasa. Hal ini dikhawatirkan bisa membuat anak-anak tenggelam ataupun terseret arus.
Apalagi, seorang bocah berusia 13 tahun di Kecamatan Marpoyan Damai ditemukan meninggal dunia setelah hanyut dalam parit yang deras akibat banjir pada akhir Desember 2023 lalu.
"Maka itu kita imbau kepada masyarakat untuk memperhatikan anak-anaknya dan saling menjaga keluarganya. Jangan sampai nanti ada yang menjadi korban dari bencana banjir di rumbai ini," ujarnya.
Jika kondisi banjir semakin naik, Politisi PAN ini juga menyarankan Pemko Pekanbaru untuk membangun tenda-tenda pengungsian di sepanjang Jalan Yos Sudarso.
Hal ini untuk memudahkan bagi warga terdampak banjir di Rumbai bisa mengungsi ataupun memarkirkan kendaraannya di tenda pengungsian tersebut.
"Jadi bagi yang tidak memungkinkan untuk bertahan di dalam rumah dalam kondisi air yang semakin naik itu tentu kita menyarankan untuk mengungsi keluar dari kondisi banjir seperti di sekitaran pinggiran jalan yos sudarso," pungkasnya
.png)

Berita Lainnya
Modufikasi Cuaca Hari Ketiga Difokuskan di Pelalawan dan Siak
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemuda Desa Tanjung Pasir : Perubahan Iklim Tanggung Jawab Bersama
Menko Polhukam Ungkap Banyak PNS Buat Perusahaan Cangkang untuk Tumpuk Uang
PT SRL Kembali Luncurkan Program Desa Bebas Api di Inhil
PT SAGM Akui Buang Air Perusahaan Turun ke Bawah
Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau Akhir Pekan Ini
TPA Tembilahan Tercemar Limbah Medis Covid-19
346 Desa di Riau Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan
Diduga Langgar Aturan, Disdik Dikecam Terkait Pengangkatan Kepsek di Lingkungan Pemprov Riau
Akibat Honorer Dirumahkan, Jumlah Pengangguran di Kepulauan Meranti
Disdik Pekanbaru Diminta Lakukan Pencegahan LGBT Masuk ke Sekolah
77 Titik Panas Kepung Sumatera, Terbanyak di Riau