Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Profesor Mohamed Shamji Resmi Menjabat sebagai Presiden EAACI saat Kongres 2026 Ditutup di Istanbul
Kepemimpinan baru dimulai ketika komunitas alergi global melangkah maju mewujudkan ambisi Vision Zero menuju masa depan yang bebas dari beban alergi dan asma
ISTANBUL, June 20, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- European Academy of Allergy and Clinical Immunology (EAACI) telah sukses menyelenggarakan Kongres Tahunan 2026 di Istanbul. Acara ini menghadirkan 7.429 delegasi dari 110 negara dengan mengangkat tema "Vision Zero: Masa Depan yang Terbebas dari Beban Alergi dan Asma."
Kongres selama empat hari yang diisi dengan pertukaran ilmiah, kolaborasi, dan edukasi ini menampilkan berbagai terobosan terbaru di bidang alergi, asma, dan imunologi klinis. Sebanyak 2.420 abstrak ilmiah dipresentasikan oleh para peneliti dari seluruh dunia. Program kongres ini menyoroti berbagai perkembangan baru dalam kedokteran presisi, imunoterapi, pencegahan penyakit, kesehatan lingkungan, inovasi digital, dan perawatan yang berpusat pada pasien. Hal ini mencerminkan semakin besarnya usaha bersama untuk mengurangi beban penyakit alergi di tingkat global.
Salah satu momen penting dalam Kongres berlangsung pada Sidang Umum dan Upacara Penutupan, ketika Profesor Mohamed Shamji secara resmi menjabat sebagai Presiden EAACI untuk masa jabatan 2026-2028.
Profesor Shamji menggantikan Profesor María José Torres, yang selama masa kepemimpinannya menunjukkan komitmen kuat terhadap keunggulan ilmiah, kolaborasi internasional, dan kemajuan inisiatif Vision Zero EAACI.
"EAACI kini memasuki era baru," ujar Profesor Shamji. "Visi saya adalah membangun Akademi yang benar-benar mendunia, yang menghubungkan para pakar, peneliti, tenaga perawatan kesehatan profesional, dan pasien lintas benua sehingga menciptakan ekosistem dinamis tempat pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi berkembang tanpa batas. Dengan menggabungkan edukasi, sains, panduan klinis, dan keterlibatan digital ke dalam satu platform, kita memiliki peluang yang belum pernah ada sebelumnya untuk mempercepat berbagai penemuan, meningkatkan hasil perawatan pasien, serta membentuk masa depan alergi dan imunologi klinis di seluruh dunia."
Saat mengenang masa kepemimpinannya, Profesor María José Torres mengatakan, "Merupakan suatu kehormatan bagi saya dapat menjabat sebagai Presiden EAACI dalam periode yang mencatatkan kemajuan ilmiah pesat dan peningkatan kolaborasi internasional. Saya bangga atas berbagai kemajuan yang telah kita capai bersama-sama dalam memperkuat komunitas ini dan mendorong pencapaian ambisi Vision Zero. Saat saya menyerahkan jabatan Presiden kepada Profesor Shamji, saya tetap berkomitmen untuk mendukung Dewan serta berbagi pengalaman guna memastikan bahwa pasien selalu menjadi prioritas utama dalam setiap hal yang kami lakukan."
Kongres ini menunjukkan kekuatan dan keberagaman komunitas alergi global, yang mempertemukan para klinisi, peneliti, tenaga perawatan kesehatan profesional, perwakilan pasien, dan mitra industri untuk bertukar pengetahuan, menjalin kolaborasi baru, serta membahas sejumlah tantangan paling mendesak yang dihadapi pasien dan sistem perawatan kesehatan di seluruh dunia.
Berbagai diskusi yang berlangsung di sepanjang pertemuan semakin menegaskan pentingnya pencegahan, inovasi, dan pemerataan akses perawatan kesehatan. Para peserta membahas bagaimana kemajuan sains dan teknologi dapat dimanfaatkan untuk memberikan peningkatan nyata terhadap hasil perawatan pasien, sekaligus mendukung ambisi jangka panjang dalam mengurangi beban penyakit alergi dan pernapasan secara signifikan.
Kongres ini juga menandai dimulainya masa jabatan baru Komite Eksekutif. Kini, setelah para delegasi meninggalkan Istanbul, berbagai kemajuan ilmiah, kemitraan, dan kolaborasi yang dibangun selama Kongres akan terus memengaruhi perkembangan penelitian, praktik klinis, dan kebijakan terkait perawatan kesehatan di seluruh dunia. Di bawah kepemimpinan baru, EAACI tetap berkomitmen untuk memajukan sains, mendorong edukasi, mendukung tenaga perawatan kesehatan profesional, serta meningkatkan kualitas hidup pasien yang terdampak oleh penyakit alergi.
Tentang EAACI
European Academy of Allergy and Clinical Immunology (EAACI) merupakan organisasi profesional terkemuka yang didedikasikan untuk keunggulan di bidang alergi dan imunologi. EAACI berupaya meningkatkan kesehatan penderita penyakit alergi melalui penelitian, edukasi, advokasi, serta promosi perawatan pasien yang berkualitas tinggi.
Kontak media:
communications@eaaci.org
Foto yang menyertai pengumuman ini tersedia di:
http://www.globenewswire.com/NewsRoom/AttachmentNg/e96d97e9-0538-43b7-b9d4-9ca7bb15ef50
http://www.globenewswire.com/NewsRoom/AttachmentNg/7b7e361e-d3e7-4222-97ab-dd49e8dd168e
Copyright 2026 GlobeNewswire, Inc.
.png)

Berita Lainnya
Artel Smashes the SDI-to-IP Barrier with Game-Changing FiberLink ST2110-TD Throw-Down Units
Survey: AI Investment Boom in Asia Pacific Fuelled More by Fear of Missing Out Than Actual Results
Tingkatkan Strategi Anda: Kompetisi Trading Global Diluncurkan dengan Hadiah Uang Tunai Besar
Advantage Group International Helps Suppliers Strengthen Retailer Partnerships Faster with AI-Powered LiveLens
VeydooMax Menggoda X6 Baru di Pameran Otomotif Internasional Bangkok, Membawa Pesan Seri Ride Melampaui Asia Tenggara
Bitget Partners with Market Prophit to Expand Data-Driven Social Trading Capabilities
National Center on Education and the Economy (NCEE) Announces the Global "Rapid Risers" in Education
Adobe and Speechmatics Deliver Cloud-Grade Speech Recognition On-Device for Premiere
Crossing the Privacy Divide: Dmitry Shubov Speaks on How Southeast Asian Legal-Tech Founders Can Confidently Enter the U.S. Market
Stylish and Elegant: Kaiyi X7 Hybrid Officially Launches in Uzbekistan, Defining Affordable Luxury
Bitdeer Launches SEALMINER DL1 Air: Achieving 149 J/GH Power Efficiency and 25 GH/s for Scrypt Mining
Bitget Gives AI Its Own Trading Account, Advancing Toward an Agent-Native Exchange