Edaran Sholat Berjemaah, Bupati Pelalawan Dorong ASN Tingkatkan Disiplin dan Perkuat Kedekatan kepada Allah SWT


PELALAWAN,INDOVIZKA.COM– Pemerintah Kabupaten Pelalawan menerbitkan kebijakan pelaksanaan Sholat berjemaah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya membangun karakter aparatur yang disiplin, berintegritas, serta memiliki nilai-nilai spiritual yang kuat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pelalawan melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pelalawan, Darlis, SP., M.Si., di ruang kerjanya, Selasa (28/7/2026). Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Sholat Zuhur dan Ashar berjemaah bagi ASN yang beragama Islam mengacu pada Surat Edaran Bupati Pelalawan Nomor: 100.3.4.2/BPKSDM/2026/55 tentang Pelaksanaan Sholat Berjemaah bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Menurut Darlis, kebijakan tersebut bukan sekadar mengatur pelaksanaan ibadah berjemaah, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter ASN agar semakin disiplin, bertanggung jawab, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

"Melalui pembiasaan Sholat berjemaah, diharapkan ASN memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap pentingnya menjaga waktu, meningkatkan kedisiplinan, serta membangun etos kerja yang dilandasi keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Nilai-nilai tersebut akan berdampak positif terhadap kualitas pelayanan publik," ujarnya.(29/7/2026)

Ia menambahkan, pelaksanaan Sholat berjemaah secara rutin juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi antarpegawai. Kebersamaan dalam beribadah diharapkan mampu memperkuat komunikasi, menumbuhkan rasa saling menghargai, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan.

"Sholat berjemaah bukan hanya kewajiban sebagai seorang muslim, tetapi juga menjadi sarana introspeksi diri agar setiap ASN senantiasa mengingat Allah SWT, menjaga kejujuran, amanah, serta bekerja dengan penuh tanggung jawab. Ketenangan hati yang lahir dari kedekatan kepada Allah SWT diharapkan dapat melahirkan aparatur yang profesional, berakhlak mulia, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Darlis.

Lebih lanjut, Darlis menegaskan bahwa pelaksanaan Sholat berjemaah di mushola perkantoran maupun masjid yang telah ditentukan merupakan bagian dari pembinaan mental dan spiritual aparatur. Dengan pembiasaan tersebut, diharapkan tumbuh budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan.

"Penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan birokrasi merupakan fondasi penting dalam membentuk ASN yang tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, dekat dengan Allah SWT, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Kebijakan ini akan terus dievaluasi agar pelaksanaannya berjalan efektif, selaras dengan prinsip profesionalisme, serta tetap memperhatikan masukan dari berbagai pihak demi terciptanya birokrasi yang berkualitas dan berorientasi pada pelayanan publik," tutup Darlis.






[Ikuti Indovizka.com Melalui Sosial Media]


Tulis Komentar