Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Sering Jadi Arena Balap Liar, Sudah Lama Satpol PP Diminta Berjaga di Perkantoran Tenayan Raya
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Komplek perkantoran terpadu Tenayan Raya sering dijadikan tempat balap liar. Terakhir, 200 sepeda motor diamankan polisi dari lokasi ini lantaran diduga terlibat balap liar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru H Muhammad Jamil SAg MAg MSi mengatakan, sebenarnya sudah lama Satpol PP diminta berjaga agar tidak terjadi.
"Sebetulnya sudah lama disampaikan kepada Satpol PP. Sabtu dan Minggu juga kita tidak boleh tutup, karena sudah menjadi fasilitas umum," kata Sekda, Jumat (22/1/2021).
Setelah kejadian Minggu lalu, baru ada penjagaan di pos depan komplek kantor Walikota Pekanbaru itu. Jamil menyebut, Walikota juga sudah perintahkan agar ada penjagaan di pintu masuk perkantoran.
"Mulai kemarin sudah ada Satpol PP yang berjaga di pos paling depan. Ini sesuai perintah Walikota Pekanbaru, untuk mengantisipasi adanya tindakan tidak bertanggung jawab dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab," kata Jamil.
Ia menjelaskan, seharusnya Satpol PP memang harus selalu berjaga di area kantor tersebut. Apalagi, kantor ini sudah menjadi fasilitas umum, yang biasa digunakan masyarakat untuk berekreasi dan berolahraga.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satpol PP Pekanbaru Burhan Gurning melalui Kepala Bidang Operasional dan Ketertiban Masyarakat Yendri Doni mengatakan akan ada 63 Satpol PP, dikerahkan untuk pengamanan komplek perkantoran terpadu walikota di Tenayan Raya.
"Ke depan kita akan menambah kekuatan penuh untuk pengamanan. Ada 63 personel yang akan dikerahkan," kata Doni.
Saat ini, total personel yang telah melakukan pengamanan di komplek perkantoran walikota hanya 18 orang. "Satu regu yang berjumlah 12 personel untuk melakukan pengamanan di malam hari, dan 6 personel lagi untuk pengamanan di siang hari," ungkap Doni.
Disampaikannya, pengerahan personel dengan kekuatan penuh bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban di komplek perkantoran terpadu walikota mengingat kawasan itu menjadi fasilitas umum yang ramai dikunjungi warga setiap hari.
"Jadi untuk antisipasi gangguan ketertiban, maka pengamanan akan kita tingkatkan," tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
Warga Mengeluh, Pemko Diminta Warning PDAM Tirta Siak Pekanbaru
Ratusan Tenaga Kesehatan Belum Digaji, M Noer: Tanya ke Direkturnya
Proses Tender di Meranti Disebut Tidak Sesuai Prosedur, Ini Tanggapan Ketua LPSE
Kemenhub Nyatakan Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani Penerbangan Internasional
Demi Berdirinya RSUD di Pulau Rupat, Warga Hibahkan Tanah Pribadi 2 Hektare
Petugas Covid-19 di Rusunawa Rejosari Belum Gajian, Sabar: Jangan sampai Mereka Mogok Kerja
UAS Yakinkan Masyarakat Singingi Dukung Sahabatnya Abdul Wahid
Hari Ini 68 Pelanggar Protokol Kesehatan di Pekanbaru Ditindak
Gubri Tinjau Perbaikan dan Perlebaran Jalan Kampar-Rohul,
Konversi BRK Syariah Dapat Pujian dari Organisasi Liga Muslim Dunia
Bupati Siak Panen Raya Padi Seluas 208 Ha di Sabak Auh
Respon Keluhan Nelayan, Kapolda Riau Kerahkan Bantuan Dua Kapal Polairud ke Bagansiapiapi