Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
SKK Migas Lakukan Monev PPM BOB PT BSP Pertamina Hulu
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Tim dari Satuan Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK MIGAS) Perwakilan Sumbagut, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap sejumlah program dan kegiatan yang bersumber dari anggaran Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang dikelola oleh BOB PT BSP-Pertamina Hulu yang salah satunya berlokasi di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun di Siak, Kamis (01/04/2021).
Tim monitoring tersebut terdiri dari Spesialis Pratama Dukungan Bisnis, Yanin Kholison, Staf Kehumasan SKK Migas Perwakilan Sumbagut Vallerina dan Anggi serta didampingi TM Relation & CD BOB, Rio Sandy.
Kedatangan mereka di Kampung Dayun disambut oleh Penghulu Dayun, Nasya Nugrik didampingi oleh Pengurus Badan Permusyawaratan Kampung (BAPEKAM) Dayun, Rusli dan beberapa staff.
TM Relation & CD BOB, Rio Sandy menyampaikan bahwa kedatangannya dan Tim dari SKKMIGAS adalah dalam rangka monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan yang dibiayai dari Program Pengembangan Masyarakat yang telah dilaksanakan di wilayah operasi BOB.
Salah satu program unggulan PPM yang dilakukan di Kampung Dayun adalah pengembangan Kawasan Hijau dan Olah Raga Kampung Dayun. Program ini merupakan program kolaboratif dan sinergi antara BOB dan Kampung Dayun, mulai dari penataaan lingkungan hijau, infrastruktur dan pembuatan embung.
Disebutkan bahwa Kawasan Hijau dan Olahraga yang telah diresmikan oleh Bupati Siak Alfedri tersebut juga sedang dikembangkan menjadi destinasi wisata alternatif sekaligus sentra perdagangan bagi UMKM yang ada di kampung Dayun.

Penghulu Dayun, Nasya Nugrik menyampaikan bahwa pengembangan Kawasan Hijau dan Olahraga tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Siak dan Kemendagri. Untuk itu kawasan tersebut telah mendapat kunjungan Kepala Balai Besar Regional Sumatera, Ditjen Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri, dan menyebutkan bahwa keberhasilan Kampung Dayun membangun kerjasama dengan pihak ketiga seperti BOB akan menjadi contoh dan rujukan serta pengelolaan pemerintah desa yang baik. Sehingga bagi yang ingin belajar tidak perlu jauh-jauh ke Pulau Jawa. Karenanya diharapkan pengembangan kawasan tersebut akan didukung oleh Ditjen Bina Pemdes Kemendagri.
Nasya Nugrik sangat mengapresiasi program sinergi dan kolaboratif bersama BOB yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dan berkomitmen akan terus menjaga dan mengembangkan kawasan tersebut secara berkesinambungan. Kedepan, kawasan ini akan menjadi salah satu check point untuk masuk ke Taman Nasional Zamrud.
Spesialis Pratama Dukungan Bisnis SKK Migas Perwakilan Sumbagut, Yanin Kholison menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi terhadap program PPM tersebut adalah untuk memastikan bahwa semua program dan kegiatan yang dilaksanakan BOB sesuai dengan perencanaan yang disampaikan kepada SKK Migas secara efektif dan efisien serta membawa kebermanfaatan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Di akhir kunjungan, Yanin Kholison menyampaikan apresiasi kepada BOB dan Penghulu Dayun dengan pola kerjasama dan kemitraan yang telah dibangun antara KKKS BOB PT BSP-Pertamina Hulu dan Pemerintah Kampung, serta berharap hubungan baik tersebut akan terus dikembangkan di kemudian hari.
.png)

Berita Lainnya
Sambut Ramadhan, Pemko Pekanbaru Akan Kembali Adakan Petang Megang
Jalintim Km 74–84 Pelalawan Ditinggikan, Kapolres Pastikan Dibuka Dua Arah Jelang Arus Mudik
Bupati Kampar Ucapkan Selamat Atas Terselenggarnya Rakerda PWI Tahun 2025
Ribuan Ikan Keramba Warga Pelalawan Mati, Diduga Ada yang Meracuni Sungai Mahmahan
Berikut Rute Pawai Takbir Pemko Pekanbaru
Bupati Zukri Buka Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Daerah, Tekankan Tertib Administrasi dan Perlindungan Aset
BMKG : Riau Nihil Titik Hotspot
Pembangunan Jalan Tembilahan - Simpang Kuala Saka Masuk Tahap Lelang
Sopir Dump Truk Demo di Depan Gedung DPRD Riau, Ini Tuntutannya
DPRD Pekanbaru Minta Kontraktor Hadirkan Bank Sampah di Setiap RW
Larang Guru Pukul Siswa, Kadisdik Pekanbaru: Panggil Orangtua Saja
Air Sungai Meluap, 120 Rumah dan 1 Masjid di Desa Rambah Tengah Hulu Terendam Banjir