Pilihan
Sejumlah Kader Disebut akan Pindah Partai, Nurzafri: Gerindra Masih Solid
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Setelah kepergian Taufik Arrakhman dari Gerindra ke PKB, beredar isu bahwa akan ada 'Taufik-Taufik' lain, yang merupakan kader potensial, juga akan hengkang dari partai besutan Prabowo Subianto tersebut.
Isu tersebut ditepis oleh pengurus Gerindra Riau. Wakil Ketua DPD Gerindra Riau, Nurzafri mengatakan bahwa Gerindra masih solid untuk bersama-sama dibawah payung Partai Gerindra.
"Kami menghormati kader yang ke luar, itu keputusan yang bersangkutan. Tapi terkait isu yang berhembus soal akan ada Taufik - Taufik lain yang akan keluar dari Gerindra, kami pastikan tidak ada," kata Nurzafri.
Anggota DPRD Riau ini mengatakan, bahwa sepeninggal Taufik Arrakhman, pihaknya menguatkan konsolidasi di internal, menguatkan kepengurusan.
"Gerindra tetap solid di Provinsi Riau, tetap solid di Pekanbaru. Kita tak bisa memaksanakan orang, tapi sampai hari ini tak kader yang lain, yang akan hengkang. Mereka masih cinta sama Gerindra," tukasnya.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya, Taufik Arrakhman membuat kejutan karena pada akhir pekan lalu diperkenalkan PKB sebagai kadernya. Tak hanya kader biasa, mantan anggota DPRD Riau tersebut langsung diplot sebagai ketua DPC PKB Kota Pekanbaru.***
.png)

Berita Lainnya
Nasarudin Terpilih Jadi Ketua KNPI Riau Periode 2021-2024 Versi Musda Pelalawan
Kuburan massal 1.700 calon tentara muda Irak ditemukan
Pilko 2024 Mendatang, Aidil Haris Sebut Muflihun Berpotensi Menang
Sukseskan Pemilu 2024, Pemprov Riau Gelontorkan Rp164 Miliar
Rangkaian Bakti Sosial Harlah PKB ke-22 Dapat Respon Positif Masyarakat
PKB akan Usung Adil - Asmar di Pilkada Meranti
Merasa Punya Hutang, LaNyalla Kembalikan Daftar Balon Ketua Umum PSSI
Berpotensi Menangkan Pilkada Rohul, PAN Mantap Beri Dukungan untuk Hafith Syukri-Erizal
Kunjungi Riau Dua Hari, DPP SantaNU Apresiasi Menteri LHK Peduli Lingkungan Riau
Warga Dusun Beringin Tetap Padati Arena Kampanye Meski Hujan-hujanan
Airlangga Ajak Kader Golkar Rebut Kembali Kejayaan Partai
AHY Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepemimpinan di Tubuh Demokrat