Pilihan
Speedboat Pemancing Tenggelam di Sungai Mandau, Satu Orang Tewas
PEKANBARU, (INDOVIZKA) - Satu unit speedboat yang digunakan dua orang pemancing tenggelam di Sungai Mandau, Desa Kuala Beringin, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Satu orang berhasil menyelamatkan diri dalam peristiwa tersebut, namun satu pemancing lainnya ditemukan meninggal dunia.
Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (4/7/2021) sekitar pukul 19.00 WIB malam.
"Pada saat itu korban atas nama Ahmad Namawi (35) dan Syaiful Bahri (48) pergi memancing menggunakan speedboat. Namun saat dalam perjalanan speedboat yang mereka gunakan terbalik dan tenggelam," kata Ishak, Selasa (6/7/2021).
Saat kejadian, korban Syaiful Bahri dapat menyelamatkan diri, namun Ahmad Namawi hilang dan tenggelam. Masyarakat setempat juga telah melakukan pencarian usai kejadian, namun hasilnya nihil.
Korban baru ditemukan setelah tim Basarnas diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran. Pada Senin siang kemarin, tim juga melakukan penyelaman untuk mencari korban di dasar sungai.
"Korban ditemukan pada pukul 20.05 WIB malam tadi. Korban ditemukan meninggal dunia dengan jarak kurang lebih 3,5 km dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke rumah duka," tambahnya.
.png)

Berita Lainnya
Prajurit TNI Yang Gugur Ditembak KKB Dibawa ke Timika
Ayah Tiri di Kampar Ditangkap atas Dugaan Pencabulan terhadap Anak di Bawah Umur
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Pesisir Selatan Sumbar
Terjebak di Dalam Rumah, Ibu dan 2 Anak Tewas Terpanggang
Viral Sejoli Mesum di Atas Motor Diduga Terjadi di Surabaya
Banjir Meluas, Jalan dari Lubuk Ogung ke Langgam Ditutup
Lompat dari Air Terjun, Pengunjung Wisata Aek Martua Tewas Tenggelam
Tabrakan Maut di Jalan Lintas Pekanbaru-Teluk Kuantan, Pengendara Motor Tewas Seketika
Gadis Kecil Diselamatkan Ibunya dari Terkaman Buaya di Rokan Hilir
Singgung Kinerja 4 Tahun Syamsuar-Edi, Ratusan Mahasiswa Unri Geruduk Kantor Gubernur Riau
Empat Rumah di Rohil Terbakar, Kerugian Capai Rp 600 Juta
Pilu, Mahasiswa UNY Berjuang Minta Keringanan UKT Hingga Wafat