Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Awal Mula Kata Indonesia, Diperkenalkan James Richardson Logan pada 1869
JAKARTA, (INDOVIZKA) - Pada 1869, kata Indonesia kali pertama muncul dalam tulisan James Richardson Logan. Kata Indonesia ini menunjukkan keberadaan kepulauan di lautan Hindia Pasifik.
Inde yang artinya Hindia dan nesos artinya pulau. Demikian dikutip dari Swantara, Majalah Triwulan Lemhanas RI No.03 Tahun I/Desember 2012.
James Richardson Logan merupakan seorang pengacara. Lahir di Berwickshire-Skotlandia pada 10 April 1819. Dia meninggal di Penang pada 20 Oktober 1869.
Pramoedya Ananta Toer, dalam buku Sedjarah Modern Indonesia yang diterbitkan di kalangan terbatas pada 1964, menyebutkan nama Logan sebagai pencetus pertama istilah Indonesia. Demikian dilansir dari indonesia.go.id.
Dalam pengantar buku itu, Pram menjelaskan tentang apa itu Indonesia. Dia menulis, "Sampai waktu yang lama Indonesia dianggap tjiptaan Bastian, sedang sebenarnja adalah tjiptaan Logan. Pada mulanya Indonesia tidak lebih daripada sebuah istilah geografi, tapi dengan pasangnya gerakan kemerdekaan nasional non-koperatif kemudian mendjadi djuga istilah politik. Sebelum itu, mendjelang tutup abad ke-19, istilah ini telah djuga digunakan sebagai istilah hukum oleh Ir H van Kol dalam perdebatan-perdebatan di dalam Parlemen Belanda."
Logan meninggal dalam usia relatif muda, 50 tahun, karena malaria. Andreas Harsono adalah seorang yang menulis sedikit riwayat Logan. Tulisan itu dia unggah di laman pribadinya, andreasharsono.net dengan judul "Sebuah Kuburan, Sebuah Nama". (din)
.png)

Berita Lainnya
Harimau Liar Langsung Tunduk Melihat Sarwani, Ini Sosok Kakek Tua si Penakluk Raja Hutan
Ketua Gemasaba Riau Serukan Kaum Melenial Kenang Jasa Para Pahlawan
Budaya Mengolah Wadai Banjar di Tembilahan Masih Marak
Asal-usul Nama Tembilahan dan Kisah Pendaratan Warga India di Tanah Indragiri
Kapolda Riau Mutasi Sejumlah Perwira, Termasuk Kasat Intelkam Polres Kuansing
Cegah Corona, Pejabat Negara Dilarang Dinas ke Luar Negeri
Kongres V PAN Ricuh, 10 Kader Termasuk Ketua DPD Terluka
Lewat Haji, Diaspora Keturunan Banjar di Tembilahan Terhubung Dengan Tanah Leluhur
Budaya Mengolah Wadai Banjar di Tembilahan Masih Marak
Unik, Orang Tua Beri Nama Bayinya 'Alhamdulillah Rejeki Hari Ini'
Sultan dari Riau Pernah Menyumbang Rp1 Triliun untuk Indonesia, tapi Bukan Prank
Asal-usul Nama Tembilahan dan Kisah Pendaratan Warga India di Tanah Indragiri