Pilihan
Jokowi Sebut Presiden Erdogan Berencana Kunjungi Indonesia Awal 2022
JAKARTA (INDOVIZKA) - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berencana untuk datang ke Indonesia di masa mendatang. Hal ini diungkapkan Erdogan sendiri saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sela-sela rangkaian acara KTT G20 yang digelar di Roma, Italia pada Sabtu, 30 Oktober 2021,
Jokowi telah menerima laporan hasil kunjungan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ke Turki. Presiden Jokowi juga telah menerima hasil pembicaraan dengan Presiden Erdogan, termasuk rencana kunjungannya ke Indonesia.
"Saya menantikan kunjungan Yang Mulia ke Indonesia sekitar bulan Januari atau Februari 2022. Saya yakin kunjungan Yang Mulia akan makin mempererat hubungan Indonesia-Turki. Kita tugaskan Menteri Luar Negeri kedua negara untuk mempersiapkan kunjungan dengan baik," kata Jokowi.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Kedua pemimpin menugaskan kedua Menlu untuk mempersiapkan kunjungan. Termasuk diluncurkannya mekanisme strategis tingkat tinggi.
Dalam pertemuan bilateral itu, Jokowi maupun Erdogan membahas mengenai rencana pembentukan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Turki atau IT-CEPA. Jokowi meyakini bahwa IT-CEPA akan lebih memperkokoh kerja sama ekonomi kedua negara.
"Saya sarankan agar kita menugaskan Menteri Perdagangan masing-masing untuk segera mempercepat perundingannya. Tentu akan sangat baik jika IT-CEPA menjadi salah satu deliverable dari kunjungan Bapak Presiden tahun depan," ujar Jokowi.
Dalam kunjungan kerja itu Jokowi didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
.png)

Berita Lainnya
Kader Minta Polemik Irvan Herman Dihentikan, Fokus Besarkan PAN di Riau
Marzuki Alie Ungkap Hanya di Demokrat Kader Berani Bully Senior
Golkar Riau Dukung Erlangga Hartarto Maju Pilpres 2024, Syamsuar Minta Gencar Sosialisasi
Kantongi Model B.KWK PKB, Pasangan Abdul Wahid dan SF. Hariyanto Siap Mendaftar ke KPU
Status Kantor Golkar di Pekanbaru yang Merupakan Aset Pemprov Riau Dipertanyakan
PDIP Teriak Tercekik Kekuasaan, Nasdem Tidak Bergeming
SBY Ketahuan Daftarkan Merek Partai Demokrat Atas Nama Pribadi, Dituding Suka Memutarbalikkan Sejarah
DPC PKB Kampar Tetapkan Formasi, Raja dan Ramli Pimpin Fraksi PKB
PKS Soal Investasi Miras: Kontradiktif dengan Visi SDM Jokowi
Kesimpulan Pertemuan Tertutup Demokrat dan PKS: Indonesia Berada di Titik yang Tidak Baik
Gelombang Dukungan Terus Mengalir untuk Ferry-Dani di Pilkada Inhil 2024
Diprediksi Besok Parpol Besok Mulai Daftarkan Bacaleg