Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Setelah Kadis PUPR - PKPP, Kini Nama Sekdaprov Dicatut Penipu Minta Uang dan Proyek
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Penipuan mengatasnamakan pejabat terus terjadi. Kali ini nama Sekdaprov Riau SF Hariyanto dicatut oleh orang tak bertanggung jawab. Nama administrator tertinggi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dijual untuk meminta uang dan proyek.
" Saya dicatut juga. Ada minta proyek, ada juga minta uang, nelpon bilang mau nawarin proyek," kata Sekdaprov.
Menurut mantan Inspektur IV Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI ini, namanya dicatut diketahui setelah mendapatkan pengaduan dari stafnya. Pada kesempatan ini, SF Hariyanto meminta kepada masyarakat agar mengkroscek setiap ada telphon atau pesan mengatas namakan dirinya diluar kepentingan kedinasan, agar dikroscek lebih lanjut.
" Bagi yang menerima informasi agar mengkroscek lebih dahulu. Agar terhidar daru penipuan," ungkapnya.
Sekdaprov juga menyatakan keprihatinan atas penipuan tersebut. Pasalnya selain dirinya, nama Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau Muh Arif Setyawan juga dicatut oleh orang tak bertanggung jawab. Modusnya sama, meminta uang dan proyek.
Selain melalui telephone, pesan penipuan itu juga disampaikan melalui pesan whatsapp menggunakan photo Kadis PUPR-PKPP.**
.png)

Berita Lainnya
Jaksa Usut Retribusi Ilegal Sampah di DLHK Pekanbaru, Wendi Ajak Warga Melapor
Kantongi Sabu, Petani Ini Bertekuk Lutut saat Diringkus Polsek Batang Cenaku
Tim Auditor Polda Riau Kunjungi Pos Pam Ops Lilin Lancang Kuning Polres Inhil
Kabel Wi-Fi Menjuntai di Jalan Seminai Pangkalan Kerinci Nyaris Renggut Nyawa Pengendara
Desa Sialang Panjang Gelar Musrenbangdes 2025 dan Rembuk Stunting 2024
Pria Aniaya Imam Masjid Baitul Ar'sy karena Risih dengar Suara Mengaji
Kodim 0314 Inhil Gelar Kegiatan Nuzulul Qur'an
Bank Riau Kepri Cabang Tembilahan Laksanakan Family Gathering di Pantai Solop
RUU ASN Disahkan, Lindungi 2,3 Juta Honorer dari PHK Massal
Kebakaran, 8 Unit Bangunan di Belaras Hangus Jadi Abu
Pasca Studi Banding Kades se-Inhil di Lombok, AMI Kembali Gelar Aksi Demo
Bapenda Pelalawan Buka Konsultasi Publik Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pajak Daerah