Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Gubri Minta Dewan Hakim MTQ XL Riau Taati Kode Etik dan Jaga Profesionalitas
BAGANSIAPIAPI - Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan dewan hakim MTQ memiliki kode etik dan pedoman penghakiman yang tentunya harus ditaati oleh seluruh hakim.
"Kode etik inilah yang harus terus diikuti, agar selama penyelenggara MTQ bisa menjaga profesionalitas, sesuai dengan kompetensi masing-masing," kata Syamsuar dilansir mcr, Minggu (24/7/2022).
"Kami berharap pelaksanaan MTQ XL Riau tidak hanya sekedar ajang meraih juara, namun juga sebagai sarana dakwah dan penyebaran ukhuwah Islamiyah," tambahnya.
Syamsuar menekankan agar kesucian ajang MTQ XL Riau ini dapat dijaga, tidak mengotorinya dengan cara-cara yang tidak baik dalam rangka untuk mendapatkan juara.
Ia berharap juara yang nantinya lahir memang benar-benar menjadi juara karena kemampuannya sendiri, dengan begitu kebanggaan akan MTQ ini bisa terus didengungkan untuk membawa nama baik Riau pada MTQ nasional yang dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang di Kalsel.
Pada kesempatan itu, Gubri juga mengucapkan selamat kepada seluruh dewan hakim dan seluruh anggota majelis hakim yang baru saja dilantik
"Kami mendoakan semoga bapak ibu sekalian dan juga pelaksanaan MTQ di Kabupaten Rokan Hilir dapat berjalan dalam keadaan sukses dan lancar sebagaimana menjadi harapan kita semua," pungkasnya
.png)

Berita Lainnya
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 H Jatuh pada 1 Maret 2025
Masih Punya Hutang Puasa Tapi Bingung Bayarnya, Ini Penjelasannya
PKB Riau Sembelih 4 Ekor Sapi Kurban
Sidang Isbat Awal Syawal Digelar 11 Mei 2021
MUI: Semua Pihak Harus Kompak Putuskan Lockdown
302 Jama'ah Haji Inhil Dipastikan Berangkat Tahun ini
Meski Jadwal Tak Pasti, Pemprov Riau Terus Siapkan Penyelenggaraan Haji 2020
Pemprov Kucurkan 800 Juta Untuk Sewa 8 Bus Antar Jemaah Haji ke Bandara
I'tiqaf Penutup Ramadhan di Masjid At Tabayyun
Berikut Negara Durasi Puasa Terlama dan Tercepat di Dunia
Pekan Ketiga, PKB Inhil Berbagi Sasar Berbagai Kecamatan
Karena Corona, UAS Batal Ceramah di Tembilahan