Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Ini Pedoman Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru menerbitkan surat edaran tentang penyelenggaraan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban 1441 H.
Surat itu berpedoman pada SE Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020, dan Peraturan Walikota Pekanbaru Nomor 104 Tahun 2020 tentang Pedoman Perilaku Hidup Baru Masyarakat Produktif, dan Aman Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
"Panitia kurban harus berkoordinasi dengan Pemko Pekanbaru melalui instansi terkait tempat pelaksanaan salat Id dan kurban, kecuali tempat yang dianggap belum aman COVID-19 ijinnya oleh gugus tugas daerah," kata Walikota Pekanbaru Firdaus MT di Pekanbaru, Jumat.
Dalam pelaksanaan salat Idul Adha serta penyembelihan hewan kurban 1441 H dapat dilaksanakan di semua tempat namun dengan catatan disiplin terapkan protokol kesehatan.
Dalam SE diatur pelaksanaan salat Id dan penyembelihan hewan kurban, harus menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan. Pemko juga meminta melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan.
"Membatasi jumlah pintu atau jalur keluar masuk tempat pelaksanaan guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan," kata dia.
Panitia juga harus menyediakan fasilitas cuci tangan, sabun, hand sanitizer di pintu atau jalur masuk dan keluar. Menyediakan alat pengecek suhu tubuh. Jika ditemukan jamaah dengan suhu lebih 37,5 celcius, tidak diperkenankan memasuki area pelaksanaan.
"Tidak mewadahi sumbangan atau sedekah jamaah dengan cara menjalankan kotak, karena berpindah-pindah tangan, yang mana rawan terhadap penularan penyakit," kata dia.
Kemudian penyelenggara memberi imbauan kepada masyarakat atau jamaah tentang protokol kesehatan tentang pelaksanaan salat Idul Adha seperti membawa sajadah atau alas salat masing-masing. Juga menggunakan masker menjaga kebersihan tangan dengan mencuci pakai sabun atau hand sanitizer.
"Hindari kontak fisik dengan bersalaman atau berpelukan. Menjaga jarak minimal satu meter. Dan mengimbau agar tidak melaksanakan salat Idul Adha bagi anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit serta orang dengan penyakit bawaan yang beresiko tinggi terhadap COVID-19," tukasnya.**
Sumber: Siberindo
.png)

Berita Lainnya
Dampak Corona, Kemenag Usul Ibadah Haji 2020 Ditunda
Lima Warga Meranti Nyatakan Diri Masuk Islam
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati HM WARDAN Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Mulia Rasulullah
Hadiri Khatam Alquran Yang Digelar MUI, Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Biasakan Baca Alquran Setiap Hari
Tanpa Asrama, Pekanbaru Berangkatkan 472 Jemaah Haji Tahun Ini
11 Kontingen Peserta MTQ Riau Ke-42 Tahun 2024 Telah Tiba di Kota dan Kuansing Terakhir
Pekan Depan, 2.290 JCH Asal Riau Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
Potong 9 Ekor Hewan, Hajatan Kurban PWI Riau Jadi Ajang Silaturahmi
Sukses dan Meriah Jadi Tuan Rumah MTQ Ke 53 di Perhentian Raja, Iib Nursaleh Merasa Bangga dan Terharu
Tepuk Tepung Tawar JCH Rohil, Gubri Minta Jamaah Fokus Ibadah
Sebelum Masuk Asrama, 472 CJH Pekanbaru Bakal Jalani Tes PCR
Manfaat dari Buka Puasa Bersama di Bulan Ramadan