Pilihan
Bersinergi Tekan Angka Pernikahan Dini, Dinkes Inhil Laksanakan MoU Bersama PA Tembilahan
INHIL, – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) bersama Pengadilan Agama (PA) Tembilahan di Kantor Pengadilan Agama Jalan Soebrantas, Jum’at (29/7).
Kerjasama ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Tembilahan dalam memberikan gambaran kondisi fisik anak yang hendak menikah di bawah umur serta memberikan edukasi kepada anak yang mengajukan permohonan dispensasi kawin tentang dampak biologis, psikologis, dan sosial bagi yang melaksanakan perkawinan.
Ketua Pengadilan Agama Tembilahan, Wachid Baihaqi mengatakan acara ini merupakan perintah dari Mahkamah Agung untuk proses dispensasi nikah. Acara ini ada dan terlaksana karena perintah dari Mahkamah Agung dengan adanya MoU ini, untuk proses dispensasi nikah.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil beserta jajaran yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri MoU ini. Dengan adanya syarat yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan, baik itu Puskesmas ataupun Rumah Sakit berupa data kesehatan baik jasmani maupun rohani, untuk membantu hakim dalam memberikan pertimbangan, apakah dispensasi nikah ini diberikan atau tidak kepada calon pengantin,” ucap Wachid Baihaqi.
Ia berharap dengan adanya kerjasama ini dapat membantu pihaknya mensosialisasika kepada masyarakat langkah yang tepat sebelum menikah di bawah umur.
“Semoga ini bisa membantu Hakim dalam mengambil keputusan terbaik dan semoga hal ini dapat kita sosialisasikan dengan lebih baik, agar masyarakat mengetahui dan sadar untuk mengambil langkah yang tepat sebelum menikah,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Budi N Pamungkas menyampaikan pihaknya akan membantu menekan pernikahan dini baik secara psikologis maupun biologis.
“Kami dari Dinas Kesehatan tentunya akan membantu dengan cara mengeluarkan data baik secara psikologis maupun biologis untuk menekan pernikahan dini ini,” pungkasnya.
Ia menambhakan pencegahan pernikahan dini juga merupakan program dari Dinkes yang bersinergi dengan Pengadilan Agama Tembilahan.
“Karena usia yang belum cukup matang dalam psikologis akan berpengaruh ketika dia akan menjadi seorang ibu atau seorang ayah. Masalah reproduksi yang belum cukup umur juga bisa berpengaruh untuk janin. Langkah ini adalah hal yang positif bagi kita untuk menekan pernikahan dini,” tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
Pemprov Riau Menang 2 Gugatan
Bayi Gajah Lahir di Unit Konservasi Estate Ukui
BPOM Inhil Ajak Masyarakat Pantau Produk-Produk Non BPOM
Dirut PLN dan Keluarga Naik GA 0716 Plesiran ke Australia Saat Siaga Nataru, Perjalanan Dinas Fiktif Mencuat
Pemko Pekanbaru Janji Tuntaskan Tunggakan Bayar Proyek Hingga Honor Kader Secara Bertahap
BPBD Pekanbaru Evakuasi Warga Terdampak Banjir
Cuaca Ekstrem Landa Riau Selama 3 Hari, Ini Sebarannya
Buruh PT MAS Demo di Kantor Bupati Bengkalis
Warga Pekanbaru Diingatkan Tidak Buka Lahan dengan Cara Bakar
Arus Mudik di Pelabuhan Pelindo Tembilahan Meningkat Pada H-2 Lebaran Idul Fitri
Warga Kampar Kiri Panik, 2 Buaya Besar Muncul di Sungai Subayang
Inspektorat Pekanbaru Akan Laporkan Temuan Terkait RSD Madani ke Pj Walikota