Pilihan
Panitera Pengadilan Agama Tembilahan Ikuti Bimtek PNBP
INHIL, - Panitera Pengadilan Agama Tembilahan M. Kamaruzzaman, S.H, Bendahara PNBP dan Staf mengikuti bimbingan teknis pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diselenggarakan secara Virtual Meeting Zoom langsung dari Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru, Rabu (7/9/22).
Bimbingan teknis tersebut dilaksanakan berdasarkan surat dari Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru Nomor: W4-A/2168/PP.00.4/8/2022, tertanggal 29 Agustus 2022, dengan ketentuan peserta Bimtek dan diikuti oleh Panitera, Bendahara dan Staf Keuangan Pengadilan Agama Sewilayah Hukum Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru secara Luring (tatap muka) dan Virtual Meeting Zoom.
Kegiatan Bimbingan Teknis tersebut dilaksanakan dari tanggal 7 - 8 September 2022, dengan narasumber dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau.
Ketua Pengadilan Agama Tembilahan Wachid Baihaqi,S.H.I., M.H berharap dengan adanya bimbingan teknis ini peserta dapat mengikuti dengan sebaik-baiknya serta dapat mengimplementasikan dalam melaksanakan tugas.
"Setelah mengikuti bimbingan teknis tentunya kami berharap peserta benar-benar dapat memanfaatkan momen ini serta menyerap ilmunya agar kedepannya dapat mengimplementasikan," harapnya.
.png)

Berita Lainnya
Bahas Persiapan Pemilu 2024, Bawaslu Inhil Sambangi Kesbangpol
Pagi Ini, Pj Bupati Kampar Lantik Ramlah Pj Sekda
UKW PWI Riau Angkatan XXI Digelar 16-17 Mei di Pekanbaru
Mantan Kades dan IRT Tersangka Kasus Jual Beli Tanah Ditahan Polres Pelalawan
Kantor Hukum Jumiardi,S.H.,M.H dan Partners Resmi Dibuka
Bupati Inhil Membuka Secara Resmi Kegiatan Penyelenggaraan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik integtatif
Miris, Mahasiswa Riau di Jambi Tak Miliki Asrama
Permintaan Hewan Kurban di Riau Meningkat Tahun ini
Ketua DPRD Inhil Tampil sebagai Kiper, Aksi Heroik Alumni SMANSA Warnai Final Futsal SMANSA CUP
Kapolres Pelalawan Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Teluk Meranti
Hingga Awal Maret, Realisasi PAD di Bapenda Pekanbaru Rp78 Miliar
SPBU Jalan Ababil Terbakar: 4 Unit Pompa dan 1 Mobil Ludes Dilahap Si Jago Merah, Diduga Akibat Frekuensi Handphone