Pilihan
Wardan Jadi Kepala Daerah Pertama di Riau Raih Anugerah Kebudayaan PWI Pusat
JAKARTA - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Muhammad Wardan menjadi kepala daerah pertama di Provinsi Riau yang mendapatkan Anugerah Kebudayaan (AK) dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Penghargaan tersebut dijadwalkan akan diserahkan Presiden Joko Widodo pada Hari Pers Nasional (HPN) 2023, 9 Februari mendatang di Medan, Sumatera Utara.
AK PWI Pusat diberikan untuk mengapresiasi sosok para Bupati/Wali Kota yang sukses menginovasi pangan, sandang dan papan, berbasis kebudayaan (kearifan lokal) dan informasi global menuju pangan yang berswasembada, sandang yang berkepribadian dan papan yang selaras dengan alam dan lingkungan.
"Sejak Anugerah Kebudayaan PWI Pusat dibuat ini yang kelima, Bupati Inhil H Muhammad Wardan jadi Kepala Daerah yang pertama di Riau mendapatkan Penghargaan tersebut," kata Ketua PWI Riau H. Zulmansyah Sekedang yang turut mendampingi Bupati HM Wardan.
Dalam makalah yang disampaikan Bupati Inhil ketika tahap presentasi di PWI Pusat, pada Rabu (04/01/2023), pemimpin yang dikenal agamis itu menyampaikan tentang Historical Kelapa Inhil yang Membudaya.
Komitmen Bupati Inhil untuk mempertahankan kelapa sebagai identitas negeri seribu parit terlihat nyata dalam berbagai program dan kebijakan selama kurun waktu hampir sepuluh tahun Ia memimpin.
Mulai dari kebijakan untuk penyelamatan kebun kelapa, Sistem Resi Gudang (SRG) kopra, membuat festival kelapa dunia pertama, pengembangan ekonomi kreatif berbasis kelapa, promosi kelapa hingga berkembangnya seni budaya yang bertemakan kelapa.
"Bagi kami masyarakat Indragiri Hilir, kelapa adalah pohon kehidupan karena dari akar sampai pucuknya semua bisa dimanfaatkan. Dan 70 persen masyarakat Inhil menggantungkan hidupnya dari hasil kelapa," ujar HM Wardan dalam presentasinya.
Selain menyampaikan pemaparan tentang kalapa, Bupati Inhil yang didampingi beberapa kepala OPD, Ketua PWI Riau, Ketua Komisi Informasi Riau, dan Ketua PWI Inhil juga menampilkan adat kebudayaan dan sejumlah produk kelapa hasil olahan UMKM dan industrialisasi.
Mulai dari penampilan tarian pentolan yang bercerita tentang kelapa, adat tepung tawar yang bahannya dari kelapa hingga memamerkan sejumlah produk kelapa yang dibuat oleh pedagang UMKM seperti gula merah dan tanjak berbahan pelepah kelapa serta produk yang dihasilkan dari industri hilirisasi kelapa di Kabupaten Inhil.
Atas sejumlah keberhasilan pembangunan yang berbasis budaya dan kearifan lokal itu, Bupati Inhi HM Wardan bersama sembilan Bupati/Wali Kota lainnya lulus seleksi untuk diberikan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat sebagaimana keputusan dewan juri yang tetuang dalam berita acara Nomor 21/PWI-P/HPN 2023/I/2023.
Selain Bupati Inhil, adapun Kepala Derah penerima AK PWI 2023 yaitu Wali Kota Surabaya, Bupati Pesawaran, Bupati Sleman, Wali Kota Medan, Bupati Malang, Bupati Agam, Bupati Kuningan, Bupati Halmahera Selatan dan Bupati Serdang Bedagai.(rls/iz)
.png)

Berita Lainnya
Karangan Bunga Terlihat di Rumah Putri Wahyuni, Pelayat Terus Berdatangan
Berharap Segera Disahkan, Bupati Kasmarni Sampaikan Dua Ranperda
Pimpin Apel Gabungan Pasca Libur Lebaran , Wardan Ajak ASN dan Honorer Tingkatkan Kemajuan Inhil
Gubernur Syamsuar Ajak PT PHR Berkolaborasi dengan Mitra di Riau untuk Tingkatkan Produksi
Tuai Polemik, Disdik Inhil Panggil Kepsek SDN 004 Indrasari Jaya Kembalikan Uang Iuran
Ketua PWI Dumai Apresiasi PT PHR Santuni Anak Yatim dan Janda Wartawan
Coffee Morning Evaluasi Pelaksanaan Tahapan Kampanye, Syawir Ingatkan Paslon dan Tim Patuhi Aturan dan Regulasi
Larang Guru Pukul Siswa, Kadisdik Pekanbaru: Panggil Orangtua Saja
Material Pemeliharaan Jalan Sungai Beringin Segera Tiba di Tembilahan
Pembangunan Infrastruktur Akan Jadi Fokus Pemkab Kuansing di 2024
Sekolah di 32 Kelurahan Zona Merah Pekanbaru Ini Dilarang Buka, Kepsek Nekat Bakal Dievaluasi
Menara di Atas Jembatan Siak Ditargetkan Jadi Wisata Baru