Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Sempat Jadi Narapidana, Yan Prana Jaya Kini Dipercaya Jadi Tenaga Ahli Salah Satu BUMD Milik Pemprov Riau
INDOVIZKA.COM - Dewi fortuna tampaknya menghampiri mantan Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya. Meski pernah menjadi narapidana kasus korupsi, Yan Prama masih dipercaya menjadi Tenaga Ahli di salah satu BUMD Pemprov Riau, yaitu PT Pengembangan Investasi Riau (PIR).
Penunjukan Yan Prana sebagai Tenaga Ahli salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Provinsi Riau tersebut tertuang nomor 0002/pks-komisaris/1/2023, yang ditandatangani oleh Jonli sebagai Komisaris PT PIR.
Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Riau Jhon Armedi Pinem saat dikonfirmasi menyatakan bahwa itu bagian dari internal perusahaan. Meski begitu, Pinem juga mengaku tidak mempermasalahkan, jika memang dianggap dibutuhkan perusahaan.
"Itu internal perusahaan. Kalau perusahaan merasa perlu dan mampu dan yang ditunjuk punya kemapuan tidak ada masalah," kata Pinem, Rabu (2/2/23).
Mengenai status mantan narapidana, Pinem mencontohkan seorang Ahok, mantan Gubernur DKI Jakarta yang belakangan dipercaya sebagai Komisaris Utama Pertamina.
"Bukan apa-apa, Ahok saja bisa. Tidak perlu dipermasalahkan," ungkapnya.
.png)

Berita Lainnya
Kanwil Kemenag Riau Segera Buka Pendaftaran Seleksi Petugas Haji
Gelar Aksi, Aktivis KSI Tolak Industri Perusak Lingkungan di Inhil
Ini Penyebab Proyek Jalan Tol Dumai-Sigambar Batal
Masyarakat Pertanyakan Tindak Lanjut Proyek Jalan Sanglar, Ini Kata Kadis PUTR Inhil
Ditutup Permanen, Warga Dilarang Beraktivitas Radius 3 Km dari Gunung Marapi Sumbar
1 Mei, Ini Pesan Gubri untuk Para Buruh di Riau
Diduga Langgar Aturan, Disdik Dikecam Terkait Pengangkatan Kepsek di Lingkungan Pemprov Riau
Pemprov Riau Rancang Rute Baru Jalan Selatpanjang-Mengkikip
Buruh PT MAS Demo di Kantor Bupati Bengkalis
Masyarakat Minta Mundur Kadis, Camat Hingga Honorer di Siak Tebar Baliho Nyaleg
Bengkalis Jadi Daerah Paling Banyak Kasus Karhutla
Pemko Pekanbaru Bongkar Landmark Pekanbaru Kota Madani