Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
3 Pekerja Tewas, Disnakertrans Riau Polisikan Project Manager PT PPLI
INDOVIZKA. COM- Disnakertrans Riau telah memeriksa para saksi terkait kasus kecelakaan kerja PT Pershada Pamunah Limbah Industri (PPLI) yang berujung tewasnya tiga pekerja.
Kadisnakertrans Riau, Imron Rosyadi mengatakan, dari hasil pemeriksaan, Project Manager PT PPLI akan dilaporkan ke pihak kepolisian, mengarah pada Pasal 359 KUHPidana, yakni kelalaian berujung kematian.
Ia mengatakan, kewenangan Disnakertrans Riau dibatasi UU no 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja yang hanya dapat memberikan ancaman pidana atas pelanggaran peraturannya dengan hukuman kurungan selama-lamanya 3 bulan atau denda setinggi- tingginya Rp100 ribu.
"Saat ini (project manager) terlapor baru, karena kami dibatasi UU no 1 tahun 1970. Kelalaian ini domainnya Polri," jelas Imron pada konferensi pers, Senin (27/2/2023).
Project Manager dalam hal ini dianggap sebagai penanggungjawab paling tinggi dari PPLI dalam kejadian tersebut.
Ia menjelaskan, Disnakertrans Riau dalam laporan ini akan menjadi saksi ahli yang memberikan rekomendasi dan keterangan terkait kejadian tersebut.
"Kami akan menjadi saksi ahli," ungkapnya.
Meski kewenangan Disnakertrans Riau terbatas, ia meyakini akan ada tersangka pada kejadian ini.
"Terlapor satu tingkat di bawah tersangka. Sudah masuk penyidikan, artinya akan ada tersangka," jelas dia.
Tak cuma perorangan, Imron mengungkapkan, PT PPLI juga akan diberikan sanksi administratif karena dianggap lalai menegakkan SOP perusahaan salah satunya SOP pekerjaan di ruang sempit.
Ia mengaku tidak memiliki kewenangan untuk memberi sanksi PT PPLI yang beroperasi secara nasional.
Tapi, ia akan memberikan rekomendasi ke pusat serta meminta agar kontrak dengan PHR dibatalkan.
"Kita akan rekomendasi ke pusat untuk meninjau PT ini. Bisa jadi mereka tidak akan mengelola limbah di PHR. Kita akan minta batalkan kontrak," tandasnya
.png)

Berita Lainnya
Tiga Hari Hilang di Hutan Bakau, Pria di Riau Ini Masih Dicari
Terjatuh dari Jembatan, Warga Tembilahan Hulu Ditemukan Meninggal
Tim Gabungan TNI-POLRI Kembali Temukan Jenazah Yang Diduga Anggota Polres Pegunungan Bintang Yang Hilang
Tragedi Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Nyawa Pemuda Melayang Tertimbun Longsor
Hendak Jualan di Pasar Subuh, Pasturi di Inhil Bersama Anaknya Dibegal
TN Warga Kateman Ditemukan Tewas Gantung Diri
Korban Meninggal Tanah Longsor di Natuna Bertambah Jadi 46 Orang, 9 Orang Masih Hilang
Pemprov Riau Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, Ini Alasannya
Warga 3 Kecamatan di Pelalawan Mulai Merasa Terancam Oleh Kawanan Gajah
Satu Pekerja Pembangunan SPBU di Inhil Tewas Tertimpa Alat Berat
Inhil Membara lagi, Kali Ini Tiga Rumah Warga Hangus Terbakar
Warga Inhil Diterkam Buaya Dibelakang Rumahnya