Pilihan
Targetkan Vaksinasi Capai 95%, Dinkes Riau : Jika Tidak Tercapai Kami Akan Lakukan Sweeping Door to Door
INDOVIZKA.COM - Imunisasi polio mulai dilaksanakan secara serentak di Provinsi Riau, terhitung 6-13 Maret 2023 mendatang.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menargetkan selama satu pekan dilakukan, cakupan vaksin polio bisa mencapai 95 persen. Jika tidak, petugas kesehatan akan sweeping atau door to door ke rumah-rumah warga.
Vaksin polio tersebut menindaklanjuti arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), bahwa Riau masuk dalam daftar provinsi beresiko tinggi penularan virus polio.
Hal ini karena Riau berdekatan dengan Provinsi Aceh, yang saat ini sudah menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) polio Vaccine - Derived Polio Virus tipe 2 (VDPV2).
Selain Riau, provinsi yang bertetangga dengan Aceh juga beresiko tinggi penularan virus polio, diantaranya Provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
"Setelah tiga kasus polio yang terjadi di Aceh, kita harus gerak cepat melakukan imunisasi massal kepada anak sebagai langkah pencegahan penularan virus polio," kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Zainal Arifin usai membuka kegiatan pencanangan Crash Program Polio, di Mal Vaksin dan Imunisasi Riau, Senin (6/3/2023).
Zainal mengatakan, sasaran vaksin polio di Riau dikhususkan untuk anak usia 0-59 bulan, dengan jumlah cakupan 640.001 orang, dan anak usia 4-59 bulan dengan jumlah cakupan 605.337.
"Untuk target cakupan vaksin polio 95 persen. Kalau waktu pelaksanaan satu minggu tidak mencapai target 95 persen. Kita akan tambah 5 hari sweeping, door to door ke rumah-rumah untuk memenuhi target sampai 95 persen," ujarnya.
Untuk pelaksanaan vaksinasi sendiri, bisa dilakukan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat, mulai dari rumah sakit, Puskesmas dan Posyandu. Termasuk di Pekanbaru bisa dilakukan di Mal Vaksin dan Imunisasi Riau.
"Tapi, kami berharap besar pada Puskesmas sebagai ujung tombak, untuk menyasar seluruh anak-anak yang ada di daerah. Vaksin ini sepenuhnya gratis. Kalau untuk vaksinnya juga sudah tersedia di seluruh kabupaten kota," tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
7.992 ODP di Riau Selesai Pemantauan
UPT Puskesmas Kota Canangkan Pin Polio Serentak
201 Kamar Disiapkan untuk Rumah Sakit Karantina PDP di Inhil
Bantuan Alat PCR untuk Riau Terpaksa Ditunda, Ini Penyebabnya
Inhil Siapkan Rumah Sakit Khusus Penanganan Virus Corona
Direktur RSUD Tembilahan Enggan Jawab Berapa Besaran Biaya Pasien Corona, dr Saut : Kami Fokus Bekerja
Dinkes Inhil Ikuti Lomba Gerak Jalan Peringatan HUT RI ke-78
Persentase Balita Stunting Tahun 2024 di Mandah Turun 1.07%
Dinkes Inhil Ajak Masyarakat Waspadai 8 Faktor Pemicu Kanker
RS di Riau Dilarang Minta Uang Muka ke Pasien Darurat
Vaksin Covid-19 untuk Anak 5-11 Tahun, Guru Besar UI: Sinopharm Belum Jelas
Pentingnya Kesehatan Lingkungan Sekolah, Puskesmas Pengalehan Enok Inspeksi Higiene Sanitasi ke 28 Sekolah