Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
3 Kesalahan Sarapan yang Bikin Gula Darah Naik di Pagi Hari
JAKARTA, INDOVIZKA.COM- Sarapan kerap disebut sebagai waktu makan yang paling penting dalam sehari. Salah satu alasannya adalah karena sarapan memberikan kita energi yang dibutuhkan untuk memulai aktivitas.
Karenanya, sarapan tidak boleh dilakukan asal-asalan, apalagi oleh mereka yang mengidap atau memiliki risiko gula darah tinggi. Pasalnya, ada sejumlah kesalahan sarapan yang bisa membuat kadar gula darah meroket di pagi hari.
Kesalahan Sarapan yang Bisa Bikin Gula Darah Naik
Lantas, seperti apa saja kesalahan sarapan yang bisa meningkatkan kadar gula dalam darah? Dikutip dari berbagai sumber, berikut penjelasannya.
1. Porsi Kalori Terlalu Banyak
Sarapan memang memberikan energi untuk tubuh, tapi bukan berarti kita harus mengonsumsi banyak makanan agar bisa mendapatkan energi.
Makanan mengandung kalori yang akan diproses oleh tubuh untuk menghasilkan energi. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak, kelebihan kalori akan disimpan dalam bentuk lemak visceral. Hal ini rentan membuat seseorang mengalami kenaikan berat badan atau obesitas, berpotensi menyebabkan resistensi insulin. Akibatnya, tubuh tidak bisa memproses kadar gula dalam darah secara efisien sehingga memicu kenaikan gula darah.
2. 'Skip' Sarapan
Selain terlalu banyak makan saat sarapan, orang yang suka melewatkan atau skip sarapan juga berisiko mengalami kenaikan gula darah loh. Sarapan yang bergizi dan seimbang dapat menunjang kinerja sistem metabolisme tubuh dan membantu mengendalikan kadar gula darah.
Jika seseorang melewatkan sarapan, maka dia cenderung mengonsumsi terlalu banyak makanan saat jam makan siang. Jika sering dilakukan, hal ini dapat memengaruhi sensitivitas insulin sehingga menyebabkan kenaikan gula darah.
3. Tidak Mengonsumsi Serat
Tidak mengonsumsi makanan berserat saat sarapan merupakan kesalahan yang bisa meningkatkan kadar gula dalam darah. Serat merupakan salah satu jenis karbohidrat yang dapat memperlambat proses pencernaan makanan di perut. Hal ini membuat glukosa dari makanan lebih lama diserap oleh tubuh, sehingga berkontribusi dalam menurunkan kadar gula darah.
Selain itu, makanan berserat bisa membuat perut merasa kenyang lebih lama, sehingga mengurangi risiko overeating saat makan siang.
.png)

Berita Lainnya
Poliklinik RSUD Lumpuh, Para Dokter Mogok
Hindari PTM, Dinkes Inhil Rutin Lakukan Bulan Deteksi Dini
Dinkes Inhil : Anemia Jadi Masalah Kesehatan Serius
Hari Ini Kasus Positif Covid-19 di InhIl Bertambah 27 Orang
Kemenkes Sediakan 30 Kit Pendeteksi Omicron Berbasis RNA
Sudah 6 Orang Suspect Corona di Riau, 1 dari Inhil
Laki-laki Lebih Banyak Terpapar Covid-19 Dibanding Perempuan di Riau
Sempat Meningkat, Kasus Stunting Kecamatan Tembilahan Hulu Turun di 2024
Dinkes Inhil Dampingi Plh Sekda Hadiri Puncak Peringatan HARGANAS ke-31
Hati-hati! Virus Corona Bisa Bertahan 28 Hari pada Uang Kertas dan Layar Ponsel
Rajin Santap 5 Minuman dan Makanan Ini, Kalori Terbakar Lebih Cepat
Jalani New Normal, Ini 10 Vitamin C yang Bikin Tubuh Kuat Hadapi Corona