Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Dinkes Inhil Minta Puskesmas Percepat Kerjasama Adminduk untuk Ibu Melahirkan
INDOVIZKA.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Dinkes Inhil) kembali mengingatkan seluruh Kepala Puskesmas untuk segera melakukan koordinasi aktif dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukpencapil), dalam rangka mempermudah proses Administrasi Kependudukan (Adminduk) bagi ibu melahirkan.
Langkah ini bertujuan agar bayi yang dilahirkan dapat langsung terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, guna mempercepat akses layanan kesehatan secara menyeluruh.
Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Rahmi Indrasuri, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengimbau seluruh Kepala Puskesmas sejak awal untuk menjalin koordinasi dengan Disdukpencapil. Namun, implementasi di lapangan masih perlu ditingkatkan.
“Disdukcapil dan Puskesmas sudah berkoordinasi. Untuk kasus ibu melahirkan, data langsung disampaikan ke Disdukpencapil agar anak dapat segera didaftarkan BPJS. Imbauan sudah disampaikan ke seluruh Puskesmas, tinggal pelaksanaan di lapangan yang perlu digalakkan,” kata Rahmi yang didampingi oleh Fachrul Rizal saat ditemui wartawan di ruang kerjanya pada Senin (19/5/25).
Rahmi juga mengajak masyarakat untuk tidak menunda pengurusan dokumen kependudukan hingga dalam kondisi darurat, seperti sakit atau persalinan.
“Kami berharap masyarakat agar mengurus dokumen sebelum sakit. Bila BPJS aktif dari awal, pelayanan bisa berjalan lancar. Jika belum memiliki BPJS, kami akan bantu mendaftarkan, asal datanya lengkap seperti KTP dan surat keterangan tidak mampu,” ujarnya.
Saat ini, kata Kadiskes Inhil, dari total 31 Puskesmas di Kabupaten Indragiri Hilir, baru tiga yang aktif melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dukcapil Inhil.
Diantaranya adalah;
* Puskesmas Sungai Salak
* Puskesmas Kempas
* Puskesmas Gajah Mada
Dinkes akan kembali menyampaikan instruksi kepada seluruh Kepala Puskesmas agar segera menindaklanjuti koordinasi dengan Disdukpencapil.
“Kami akan segera ingatkan kembali Kepala Puskesmas lainnya agar percepatan layanan ini dapat merata di seluruh wilayah,” tegas Rahmi.
.png)

Berita Lainnya
Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Riau Terus Meningkat
Ruang Isolasi RS Rujukan Corona Riau Bisa Tampung 500 Pasien
Riau Nihil Kasus Baru, Ini Sebaran Kasus Corona di 34 Provinsi
Manfaat Daun Sirih, Obati Beragam Penyakit Hingga Kecantikan
214 PDP di Riau Dirawat di 10 Rumah Sakit Ini, Terbanyak di RSUD Tembilahan
Dinkes Inhil Taja Pertemuan Pemetaan Analisis Situasi Stunting
Jumlah Perokok di Indonesia Sebesar 33,8 Persen
Capaian Vaksinasi Polio di Pekanbaru Baru 18%
DPR Dukung Kenaikan Anggaran Kesehatan
Berikut, Pentingnya Peran Keluarga Dalam Pencegahan Stunting
Prevelensi Stunting di Kelurahan Concong Luar Catat 5 Kasus Periode 2022-2024
Vaksinasi Covid-19 Mampu Proteksi Keparahan Akibat Omicron