Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
H-2 Idul Fitri, Arus Penyeberangan dari Bengkalis Terpantau Sepi
INDOVIZKA.COM - Dua hari menjelang hari raya Idulfitri 1 Syawal 1444 H, arus penyeberangan dari Air Putih (Bengkalis) menuju Sei Selari (Sei Pakning) mulai sepi. Tidak terlihat kendaraan roda empat yang menumpuk di jalur antrean.
Pantauan di lapangan pada Kamis siang (20/4/2023), hanya jalur 1 yang terisi kendaraan roda empat. Sementara jalur lainnya kosong.
Kondisi ini berbeda dengan hari-hari sebelumnya, terutama pada Selasa (18/4/2023) di mana kendaraan yang antre untuk menyeberang sangat ramai. Diperkirakan puncak arus penyeberangan dari Bengkalis menuju Sei Pakning jatuh pada Selasa tersebut.
Kepala UPT Penyeberangan Dishub Bengkalis, Ferdaus Saputra saat dihubungi membenarkan kondisi arus penyeberangan dari Bengkalis yang sepi.
"Nampaknya yang dari Bengkalis memanfaatkan momen libur bersama untuk segera pulang kampung. Libur bersama Rabu (19/4/2023), hari Senin dan Selasa itu yang ramai," ujarnya.
Kondisi berbeda terjadi di Pelabuhan Sei Selari, saat ini terjadi lonjakan arus kendaraan yang akan menyeberang ke Bengkalis. Dengan rata-rata tingkat antrean atau lama menunggu untuk menyeberang sekitar 4 jam.
Meningkatnya jumlah kendaraan yang menggunakan jasa fery penyeberangan ini, ujar Ferdaus, dilayani dengan lima armada penyeberangan plus satu armada dalam posisi stand by.
"Kita akan operasikan enam armada kalau memang tingkat antrian sudah sangat tinggi. Namun, sejauh ini dengan menggunakan lima armada masih bisa teratasi," kata Ferdaus.
Di sisi lain, di Pelabuhan Sei Pakning, selain armada penyeberangan Bengkalis-Sei Pakning, juga melayani armada penyeberangan dari Batam dengan jumlah armada sebanyak dua kapal.
Arus penyeberangan baik orang maupun kendaraan dari Batam pun meningkat drastis. Jadi perlu hati-hati melakukan pengaturan armada yang keluar masuk pelabuhan Sei Pakning.
Secara persentase, jumlah kendaraan yang keluar dari Bengkalis, sambung Ferdaus meningkat sekitar 40 persen dari hari-hari biasa. Sementara armada dari luar yang menyeberang ke Bengkalis hampir 100 persen dari hari-hari biasa.
"Kita tetap berupaya memberikan pelayanan yang terbaik. Selain penambahan armada, kita juga melakukan penambabahan trip agar kendaraan tidak antre terlalu lama," katanya.
.png)

Berita Lainnya
55 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Bengkalis Terbanyak
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan
BMKG: Hujan Turun di Riau, Namun 7 Titik Panas Masih Terdeteksi
Sambu Group Raih Indonesia Green Company Award 2020
Tiga Srikandi Polres Inhil Seminggu Berjibaku Padamkan Karhutla
178 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, 21 Titik Terpantau di Riau
Per-Oktober Sudah 192 Hektar Lahan di Riau Terbakar
Sejak Dibuka Sudah 17 Karyawan di Riau Laporkan Perusahaan ke Posko Pengaduan THR
6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
Terkait Karhutla, Gubri Segera Kumpulkan Camat se-Riau
Masyarakat Riau Diminta Waspada Banjir
50 Hektar Lahan Terbakar, Ternyata Ini Alasan Polisi Belum Tetapkan Tersangka Karhutla di Bengkalis